Krisis Obat di RSU Ryacudu, Pemkab Lampura Kucurkan Dana Rp3,4 Miliar

  • Bagikan
RSUD Ryacudu Lampung Utara
RSUD Ryacudu Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Untuk membantu mengatasi kekurangan obat-0baran di Rumah Sakit Umum (RSUD) Ryacudu, Lampung Utara‎, Pemkab Lampung Utara menyiapkan anggaran sebesar Rp3,4miliar dalam Perubahan APBD tahun 2021.

RSUD Ryacudu sempat mengalami kekurangan ‎obat – obatan dan sejenisnya pada Mei lalu. Penyebabnya, mereka memiliki tunggakan obat – obatan dan sejenisnya sekitar Rp11 miliar pada pihak penyedia.

“(Anggaran untuk kekurangan obat – obatan) sudah masuk di Perubahan APBD yang telah disahkan belum lama ini. Nilainya mencapai Rp2,8 miliar,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Natalia Manan, Selasa (9/11/2021).

Maya mengakui bahwa bantuan dana ‎yang diberikan masih belum mampu untuk mengatasi kekurangan obat – obatan secara keseluruhan di RSUD. Meski begitu, bantuan ini diyakini akan membuat beban RSUD sedikit berkurang.

“Persoalan ‎kekurangan obat memang belum bisa diselesaikan tuntas, tapi dana ini sudah meringankan beban RSU,” terang dia.

Selain menggelontorkan dana Rp2,8 M, ia menyebutkan, masih ada dana sebesar Rp600 juta yang akan kembali diberikan ke RSUD. Dana itu untuk  pembelian bahan medis habis pakai. Dengan demikian, total dana yang dialokasikan ke RSUD dalam Perubahan APBD 2021 mencapai total Rp3,4 M.

“Seluruhnya Rp3,4 M termasuk obat – obatan dan BMHP,” ujar dia.

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Arnol Alam turut membenarkan jika pihak RSUD akan mendapatkan suntikan dana sebesar itu. Dana itu diperuntukkan untuk mengatasi persoalan kekurangan obat di sana.

“Sudah kami bahas dan dianggarkan dalam Perubahan APBD tahun 2021 lalu. Anggarannya masuk di Dinas Kesehatan,” terangnya.

 

  • Bagikan