Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kritik untuk Sat Pol PP Lampura, Razia Hotel tak Boleh Semena-mena

Kritik untuk Sat Pol PP Lampura, Razia Hotel tak Boleh Semena-mena

555
BERBAGI
‎Suasana razia penyakit masyarakat yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara, Selasa malam (7/2/2017)

Feaby| Teraslampung.com

Kotabumi–Prosedur razia hotel – hotel yang dijalankan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Lampung ‎Utara mendapat kritik dari AS (24), perempuan muda yang sempat diamanka‎n dalam razia, Selasa (9/5/2017)‎.

As menganggap tindakan mereka yang langsung membawa dirinya ke kantor Sat Pol PP cukup memukul kondisi psikologisnya dan membuat malu keluarga. Seolah – olah dirinya adalah bukan perempuan ‎baik – baik. Padahal, kenyataannya tak seperti itu. Saat itu, ia terpaksa menginap di hotel lantaran ia tengah bertengkar dengan pemilik kosnya. Sembari mencari tempat kos yang baru, dirinya memilih bermalam di hotel tersebut.

“Saya sudah minta tolong dengan kawan – kawan untuk mencarikan kos – kosan yang baru. Sembari menunggu kabar tentang kosan – kosa itu, sementara itu, saya menginap di sini (hotel),” tutur dia melalui telepon, Rabu (10/5/2017).

Saat sedang di dalam kamar itulah dirinya mendengar ada suara ketukan pintu. Ia pun bergegas membuka pintu kamar. Betapa terkejutnya saat membuka pintu banyak anggota Sat Pol PP yang sedang memeriksa kamar sebelahnya. Melihat dirinya ke luar kamar, petugas Sat Pol PP pun mendatangi dirinya yang dilanjutkan dengan memeriksa kamarnya.

“Di dalam kamar saya sama sekali enggak laki – laki. Tapi, kenapa saya masih diamankan. Apa enggak boleh seorang perempuan itu menginap di hotel??” tanyanya.

‎Menanggapi kritikan tersebut, Kepala Bidang Penegakan Perda dan Disiplin Aparatur Sipil Negara Satuan Polisi Pamong Praja, Nizar Agung‎ mengatakan, alasan AS dibawa ke kantor Sat Pol PP dikarenakan KTP yang dimiliki oleh AS sudah tak berlaku. Razia yang mereka lakukan ini bukan hanya menyasar pada pasangan – pasangan bukan suami – istri melainkan pada para pengunjung hotel yang tak membawa KTP atau KTP-nya sudah tak berlaku.

“AS diamankan karena KTP yang dibawanya sudah tak berlaku,” kata dia.

Loading...