Beranda Hukum Kriminal Kronologi Cewek ABG Jadi Otak Pencurian Sepeda Motor di Bandarlampung

Kronologi Cewek ABG Jadi Otak Pencurian Sepeda Motor di Bandarlampung

238
BERBAGI
DP, Epin dan Umar saat diperiksa di Polresta Bandarlampung, Rabu (17/5/2017). ©

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan tersangka berinisial DP (16), bersama dua tersangka lainnya Umar (18) dan Efin (20) sudah direncanakan. Otak pencurian tersebut adalah perempuan muda alias anak baru gede (ABG) berinisial DP.

“Aksi pencurian yang dilakukan ketiga tersangka berawal dari tersangka DP yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) main ke tempat kos Cantika di daerah Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat. DP datang ke tempat kos tersebut untuk menemui pacaranya bernama Joni,” kata Waka Polresta Bandarlampung, AKBP Bobby Marpaung, Rabu (17/5/2017).

Saat berada di tempat kos tersebut, kata Boby, tersangka DP melihat sepeda motor Yamaha Vixion milik Bambang yang sedang ditinggalkan pergi dengan korban.

Lalu tersangka DP melihat pacarnya, Joni,  sedang tidur di dalam kamar kos. Dilihatnya situasi sepi, DP menghubungi kakaknya, Umar,  dan menyuruhnya untuk mencuri sepeda motor yang berada di tempat kos.

“Tak lama kemudian, Umar datang ke tempat kos itu bersama Efin. Saat itu juga Efin langsung mencuri motor korban dengan cara menyambungkan kabel stop kontak yang ada di bawah bodi sepeda motor,”ungkap Perwira menengah ini.

Selanjutnya, Umar dan Efin membawa kabur motor hasil curian tersebut dan menjualnya ke penadahnya berinisial KM (DPO) di daerah Umbul Kunci, Telukbetung Barat seharga Rp 3 juta.

Uang dari hasil penjualan motor curian, dibagi rata dengan mereka. Korban yang mengetahui motornya hilang dicuri, melaporkan kasus pencuriannya ke Mapolresta Bandarlampung.

Petugas melakukan penyelidikan, dan dapat mengidentifikasi para pelaku pencurian. Petugas menangkap Umar dan Efin, saat keduanya berada di areal Masjid Al Furqon, Lungsir Telukbetung Utara, pada Minggu (14/5/2017) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Lalu malam harinya sekitar pukul 23.30 WIB, petugas menangkap tersangka DP di Branti, Natar, Lampung Selatan.

“Tersangka perempuan berinisial DP yang kesehariannya sebagai pekerja rumah tangga (PRT) ini, merupakan sebagai otak pelaku pencurian tersebut,”terangnya.

Dari penangkapan para tersangka, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Kharisma BG 4422 RD milik tersangka, yang digunakan saat melakukan aksi pencurian.

Kemudian, petugas memburu KM sebagai penadah barang hasil curian, namun yang bersangkutan sudah tidak ada di rumahnya. Polisi hanya menemukan sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

“Kasusnya masih dikembangkan, petugas masih memburu KM penadah barang curian yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir di tempat wisata Muncak,”pungkasnya.