Beranda News Pilgub Lampung KRPDL: Dana Kampanye Pilgub Lampung tak Terbatas Merusak Demokrasi

KRPDL: Dana Kampanye Pilgub Lampung tak Terbatas Merusak Demokrasi

389
BERBAGI
Nurul Ikhwan, koordinator aksi KRPDL, di sela unjuk rasa menolak politk uang dalam Pilgub Lampung, di Lampung Selatan,Jumat (6/7/2018).
Nurul Ikhwan, koordinator aksi KRPDL, di sela unjuk rasa menolak politk uang dalam Pilgub Lampung, di Lampung Selatan,Jumat (6/7/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Koalisi Rakyat Penyelamat Demokrasi Lampung (KRPDL) Lamsel Lampung Selatan menuntut penyelenggara pemilu memenjarakan Purwanti Lee dan Gunawan Jusuf yang diduga aktor utama politik uang Arinal-Chusnunia.

Menurut KRPDL, kedua bos PT Sugar Group Companies (SGC) itu  telah merusak demokrasi Lampung.

KRPDL menenggarai Purwanti Lee dan Gunawan Jusuf telah menghalalkan segala cara membajak demokrasi demi melindungi kepentingan korporasinya di Bumi Lampung.

”Usut asal-usul dana kampanye tak wajar paslon Arinal-Nuni,” ujar Nurul Ikhwan, koordinator aksi KRPDL, ketika demo di Pemkab dan DPRD Lampung Selatan, Jumat (6/7

Selain itu,  KRPDL juga menolak hasil Pilgub Lampung 2018 yang dinodai politik uang yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Menurut mereka, di belahan bumi mana pun, tidak ada tempat bagi yang namanya memenangkan kontestasi politik dengan cara-cara curang dan melecehkan kedaulatan rakyat dengan uang Rp50 ribu.

TL/rmol/hms/HLS