Beranda Hukum KSKP Bakauheni Sita 250 Kg Daging Burung Puyuh Ilegal

KSKP Bakauheni Sita 250 Kg Daging Burung Puyuh Ilegal

162
BERBAGI
Petugas KSKP Bakauheni saat mengamankan barang bukti 250 Kg daging burung puyuh ilegal di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Jumat (19/5/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menyita 250 kilogram daging burung puyuh yang tidak dilengkapi dokumen resmi dan empat bal atau kardus rokok tanpa cukai. Ratusan kilogram daging burung puyuh ilegal dan rokok tanpa cukai tersebut, diamankan di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, pada Jumat (19/5/2017) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Lampung Selatan, AKP Rizal Effendi mengatakan, hasil pemeriksaan kendaraan dan barang di Pelabuhan Bakauheni yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Enrico Donald Sidauruk, berhasil mengamankan barang bukti 250 kilogram daging burung puyuh asal Yogyakarta yang tidak dilengkapi dokumen resmi dari mobil bus Sinar Dempo BG 7066 W.

“Saat dilakukan pemeriksaan, sopir bus Didi Nirwansyah yang membawa 250 kilogram daging burung puyuh tersebut tidak bisa menununjukkan dokumen resmi pengangkutan komoditi hewan,”ujar Rizal yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pangan kepada teraslampung.com, Jumat (19/5/2017).

Dikatakannya, barang bukti 250 kilogram daging burung puyuh ilegal tersebut, rencanya akan dikirimkan ke daerah Sumatera Selatan. Guna proses penanganan lebih lanjut, pihaknya telah menyerahkan barang bukti hasil sitaan tersebut ke Balai Karantina Pertanian kelas I Bandarlampung Wilayah kerja (Wilker) Bakauheni.

Selain mengamankan 250 kilogram daging burung puyuh ilegal, kata Rizal, petugas menyita empat bal (kardus) rokok filter merk A, Bold dan F Mild yang mana barang bukti tersebut tidak dilengkapi dengan cukai resmi.

“Rokok tanpa cukai sebanyak empat bal (kardus) tersebut, kami amankan dari bus Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Medan-Surabaya. Barang bukti rokok tanpa cukai, diamankan di Mapolsek KSKP Bakauheni,”terangnya.

Menurut mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro ini, empat bal (kardus) rokok tanpa cukai tersebut, merupakan barang paket kiriman yang akan dibawa oleh sopir bus ALS ke daerah OKU Timur, Sumatera Selatan.

“Pemeriksaan terhadap kendaraan, barang bawaan dan orang akan terus diperketat, baik yang akan melakukan penyeberangan dan keluar dari pintu masuk Pelabuhan,”jelasnya.

Loading...