Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara KUA-PPAS APBD Lampung Utara 2019 Sebesar Rp1,793 Triliun

KUA-PPAS APBD Lampung Utara 2019 Sebesar Rp1,793 Triliun

184
BERBAGI
Asisten I Sekretaris Kabupaten Lampura (Yuzar) menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan rancangan perubahan KUA-PPAS yang dilakukan oleh Wakil Ketua I DPRD (Nurdin Habim)
Asisten I Sekretaris Kabupaten Lampura (Yuzar) menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan rancangan perubahan KUA-PPAS yang dilakukan oleh Wakil Ketua I DPRD (Nurdin Habim)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Total besaran anggaran dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) APBD Lampung Utara tahun 2019 diasumsikan mencapai Rp1,793 Triliun.

“Besaran total anggaran dalam Rancangan KUA-PPAS 2019 yang kami sampaikan kepada pihak legislatif pada September lalu mencapai Rp1,793 Triliun,” terang anggota tim teknis Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lampura, Surya Ardianto, Kamis (4/10/2018).

Kendati besaran total Rancangan KUA-PPAS ini menurun jika dibandingkan dengan Rancangan Perubahan KUA-PPAS tahun 2018, menurut Surya, penurunan ini sifatnya tidak permanen alias sementara. Kemungkinan besar angkanya akan mengalami kenaikan saat rancangan ini telah ditandatangani menjadi nota kesepakatan bersama.

“Karena besaran angka ini sifatnya baru asumsi‎ maka kemungkinan besar jumlahnya akan mengalami kenaikan atau penambahan. Dengan demikian, total besaran anggaran dalam rancangan juga akan berubah,” paparnya.

Menurut Surya, kemungkinan penambahan besaran anggaran ini akan berasal dari kenaikan gaji pegawai yang belum masuk dalam perhitungan Rancangan KUA-PPAS 2019. Tidak masuknya kenaikan gaji pegawai ini dikarenakan kenaikan gaji baru diumumkan pada bulan Agustus, sedangkan penyusunan ‎rancangan KUA-PPAS 2019 dibuat pada bulan Juli.

“Dengan kenaikan gaji yang belum masuk dalam rancangan ini maka secara otomatis besaran rancangan KUA-PPAS akan bertambah,” jelas dia.

Mantan Kepala Bidang Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa itu menguraikan, rancangan KUA-PPAS 2018 ini terdiri dari Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah‎ (PAD), dan Lain – lain pendapatan asli daerah yang sah.

“PAD dalam rancangan KUA-PPAS 2019 mencapai Rp92,2 Miliar. Sementara besaran Dana Perimbangan mencapai Rp1,3 Triliun dan Lain – lain ‎PAD yang sah mencapai Rp377 Miliar,” urainya.

Rancangan KUA-PPAS 2019 ini terbagi ke dalam dua kelompok belanja daerah, yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung. ‎Besaran Belanja Tidak Langsung mencapai Rp1,2 Triliun dan Belanja Langsung mencapai Rp513 Miliar.

“Belanja Tidak Langsung ini mencakup gaji pegawai yang jumlahnya mencapai Rp780 Miliar atau 42 persen dari total anggaran,” ‎kata dia.

‎Surya kembali mengatakan, proses Rancangan KUA-PPAS 2019 saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah dan Panitia Kerja Badan Anggaran DPRD.

Setelah selesai pembahasan di tingkat OPD, selanjutnya Panja Banggar DPRD akan melakukan pembahasan bersama dengan TAPD. Setelah pembahasan selesai, pihak legislatif akan menggelar paripurna ‎untuk menuangkan hasil pembahasan ke dalam nota kesepakatan bersama.

“Usai Rancangan KUA-PPAS ini disepakati baru pihak eksekutif dapat menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2019 kepada pihak legislatif. Sebab, KUA-PPAS ini adalah dasar dari penyamp‎aian draft APBD,” jelasnya.‎‎

Loading...