Beranda Teras Berita Kubu Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK di Lampung akan Dukung Hasil Pleno KPU Pusat

Kubu Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK di Lampung akan Dukung Hasil Pleno KPU Pusat

213
BERBAGI
Zaenal Asikin/Teraslampung.com – 

Deklarasi Damai tim pemenangan Prabowo-Hatta Rajasa dan Jokowi-JK Lampung di Mapolda Lampung, Senin, 21 Juli 2014. (Teraslampung.com/Zaenal Asikin)

BANDARLAMPUNG – Tim pemenangan Prabowo-Hatta Rajasa dan Jokowi-JK di Lampung sepakat untuk  menerima proses dan hasil demokrasi yang telah berlangsung secara jujur
dan adil pada tanggal 22 Juli 2014 nanti. Apa pun hasilnya mereka menyatakan akan mendukung KPU Pusat.

Beberapa perwakilan relawan dari kedua pasangan
capres-cawapres itu menandatangani
kesepakatan disaksikan langsung dihadapan KapoldaBrigjen Pol Heru Winarko
Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam
(Gatam) Kolonel ARM Winarto, Danlanal Kolonel Laut (P) Suharto, Wakil Gubernur
Lampung Bakhtiar Basri, Senin
(21/7).Tim Prabowo-Hatta Rajasa diwakili Tony Eka Chandra, sedangkan tim
Jokowi-JK diwakili Dedy Mawardi. (Baca: Tim Sukses Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK Gelar Deklarasi Damai)

“Kami minta kepada relawan
Prabowo-Hatta dan masyarakat Indonesia agar dapat
menciptakan suasana sejuk dan tidak menimbulkan hal-hal negatif,” kata
inisiator relawan Prabowo-Hatta, Tony Eka Chandra, saat deklarasi damai relawan
kedua pasangan capres itu, Senin (21/7).

Tony berharap seluruh relawan dan
masyarakat dapat saling menghargai, karena
keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati yang harus
dipertahankan walau bagaimanapun juga kita semua masih satu bangsa dan tanah
air khususnya warga Provinsi Lampung.

“Jika ada perselisihan kedua
pihak, kami meminta tim sukses agar menyelesaikan
dengan khidmat lewat jalur hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepentingan pribadi
dan golongan harus bisa dikesampingkan
untuk menjaga dan terlaksana demokrasi damai di negeri ini,” tegas dia.

Hal senada diungkapkan oleh Dedy
Mawardi, inisiator relawan Jokowi-JK yang
berharap ke depan siapa pun yang terpilih menjadi presiden harus harus dihargai sebagai
bentuk keberhasilan bersama.

“Kita sudah mengikuti Pemilu
Presiden 2014 dengan damai, sehingga dalam
rangka penetapan hasil oleh KPU Pusat 22 Juli nanti, harus diterima dengan lapang
dada,” kata Dedy.

Jika Jokowi-JK menang, ia meminta
seluruh relawan dapat mensyukurinya di rumah
atau di posko masing-masing, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak
diinginkan.

“Kita semua harus menerima
semua itu sebagai berkah karena Indonesia
umumnya maupun Lampung khususnya, dapat melalui pelaksanaan pemilu yang demokratis,
jujur, adil dan damai,” katanya lagi.

Danrem 043 Garuda Hitam Lampung
Kolonel ARM Winarto mengatakan, relawan
pasangan capres-cawapres wajib untuk menjaga proses demokrasi sehingga hasilnya bisa
lebih demokratis.

“Ada sesuatu yang harus kita
jaga secara bersama-sama yaitu kedaulatan
dan keutuhan NKRI, sehingga pelaksanaan pemilu presiden ini diharapkan tetap menjadi
salah satu pemersatu berkehidupan kebangsaan,”
kata dia.


Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru
Winarko mengatakan, sejak awal telah melaksanakan
pemilu, baik legislatif, kepala daerah/pemilihan gubernur hingga pilpres berlangsung
aman, dengan saling bahu-membahu antara satu dengan lainnya.



Dia berharap, kita semua dapat kembali
menjadi satu keluarga besar warga
masyarakat Provinsi Lampung yang damai. 
Loading...