Beranda News Internasional Kudeta Faksi Militer Gagal, Presiden Erdogan Kendalikan Keamanan Turki

Kudeta Faksi Militer Gagal, Presiden Erdogan Kendalikan Keamanan Turki

72
BERBAGI
Warga kota Istanbul kembali meramaikan jalan-jalan setelah upaya kudeta militer diklaim gagal.

TERASLAMPUNG.COM — Presiden Erdogan, Sabtu (17/7/2016) dikabarkan sudah sepenuhnya menguasai keadaan pasca-upaya kudeta di Turki oleh “faksi di dalam tubuh militer”. Puluhan tentara Turki dilaporkan telah menyerah di Istanbul setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan sudah memegang kendali.

Laporan-laporan media memperlihatkan sejumlah tentara menyerah di Jembatan Bosphorus, Istanbul.

Seorang saksi mata mengatakan puluhan serdadu pro-kudeta menyerah kepada polisi bersenjata lengkap di Lapangan Taksim, Istanbul.

Dilaporkan BBC, upaya kudeta terlihat pada pukul 19.30 waktu setempat atau pukul 23.30 WIB pada Jumat (15/07) , ketika sejumlah tank ditempatkan di beberapa jembatan penting di Istanbul.

tentara turkiSesaat kemudian pasukan militer tampak di ibu kota Ankara dan sejumlah pesawat tempur militer mulai melintas di sekitar Istanbul.

Sebuah kelompok militer, yang merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Turki, menyatakan bahwa ‘Dewan Perdamaian’ kini menduduki negara. Jam malam dan status darurat pun diberlakukan.

Serangkaian ledakan terdengar dekat Lapangan Taksim di Istanbul. Ledakan serupa juga terjadi di gedung parlemen Turki di Ankara.

Stasiun televisi CNN Turk diduduki sejumlah serdadu dan tayangan diputus secara paksa.

Kepada stasiun televisi nasional Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan menggunakan telepon selulernya. Dia menyeru kepada rakyat Turki untuk turun ke jalan dan menentang kudeta.

Massa dalam jumlah besar menghadapi para serdadu pro-kudeta. Tak lama kemudian suara tembakan dan ledakan terdengar. Sedikitnya 60 orang tewas dalam insiden ini.

Warga Istanbul mengejar tank-tank militer Turki dan menganggap upaya kudeta itu akan sia-sia. (Foto: AFP/BBC)
Warga Istanbul mengejar tank-tank militer Turki dan menganggap upaya kudeta itu akan sia-sia. (Foto: AFP/BBC)

Beberapa jam kemudian, Presiden Erdogan kembali dari liburannya. Dia tiba di Bandara Ataturk, Istanbul, dengan disambut para pendukungnya. Dia menuding upaya kudeta adalah gerakan pengkhiatan dan harus ada pembersihan di tubuh militer. Dia mengklaim bahwa dirinya memegang kendali kekuasaan.

Perdana Menteri Binali Yildirim memerintahkan militer untuk menembak jatuh pesawat udara yang digunakan para pengudeta.

bbc.com