Beranda Teras Berita Kuota Sedikit, Dinsosnakertrans Lamsel tidak Kirim Peserta Transmigrasi 2014

Kuota Sedikit, Dinsosnakertrans Lamsel tidak Kirim Peserta Transmigrasi 2014

135
BERBAGI
Iwan J
Sastra/Teraslampung.com

Drs. Wahidi Setiadi
KALIANDA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Dinsosnakertrans) Kabupaten Lampung Selatan, di Tahun 2014 ini menstop program
transmigrasi bagi warga Lamsel. Pasalnya, dalam program kali ini, kuwota
peserta transmigrasi yang diberikan kepada Kabupaten Lamsel hanya untuk 5
(lima) Kepala Keluarga (KK) saja.
   
“Tahun ini untuk program transmigrasi kami tiadakan.
Sebab, kuota pesertanya hanya diberikan untuk lima Kepala Keluarga saja.
Sementara pada tahun-tahun sebelumnya jumlah peserta mencapai 15 sampai 25
kepala keluarga. Jadi, kalau dipikir-pikir ngurusnya sama capeknya antara lima
kepala kelurga dengan 25 kepala keluarga. Makanya, tahun ini program tersebut
kami tiadakan,” ujar Kepala Dinsosnakertrans Lamsel Drs. Wahidi Setiadi,
kepada Teraslampung.com, di ruang kerjanya, Jumat (22/8).   
   
Dia menuturkan, sebagai penganti dari program transmigrasi
tersebut, pihaknya akan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev)
terhadap peserta transmigrasi asal Kabupaten Lamsel yang telah dikirim ke
Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2013 lalu.
Menurutnya, dilakukannya pemantauan dan evaluasi itu untuk mengetahui sampai
sejauh mana perkembangan masyarakat Lamsel yang telah bertransmigrasi didaerah
tersebut. 
   
“Jadwal pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut
belum bisa kami dipastikan kapan waktunya, sebab masih menunggu anggaran APBD
turun. Yang jelas sebelum akhir bulan Desember tahun ini,” terangnya. 
   
Diungkapkannya, dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang
dilakukan nanti, pihaknya akan mencatat bagaimana aktivitas warga Lamsel di
sana (Kabupaten Gunung Mas, Kalteng, red).
         

“Tim akan mewawancarai warga Lamsel yang ada didaearah
transmigrasi, baik soal kegiatan yang dijalankan sampai dengan kendala dan
permasalahan yang dihadapi, itu pun kalau memang ada. Hasil pemantauan dan
evaluasi itu nanti, tentunya akan kami laporkan ke Pak Bupati,” katanya.
Loading...