Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Lagi, Apdesi Lampura Siap Gelar Demo Besar-besaran

Lagi, Apdesi Lampura Siap Gelar Demo Besar-besaran

639
BERBAGI
Pengurus Apdesi Lampung Utara mempertanyakan pembayaran ADD tahun 2019 kepada BPKA,Senin (21/10/2019).
Pengurus Apdesi Lampung Utara mempertanyakan pembayaran ADD tahun 2019 kepada BPKA,Senin (21/10/2019).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia Lampung Utara ‎(Apdesi Lampura) mengancam akan melakukan demonstrasi besar – besaran jika Pemkab Lampura tidak memenuhi janjinya terkait pembayara Alokasi Dana Desa (ADD) 2019.

“Jika sampai akhir bulan Oktober ini, ADD yang dibayarkan tidak sampai enam bulan maka kami akan menggelar demonstrasi besar – besaran,” tegas Ketua Apdesi Lampura, Edward Syahputra bersama koleganya usai mengunjungi kantor BPKAD Lampura, Senin (21/10/2019).

‎Edward beralasan, demonstrasi merupakan langkah terakhir yang harus mereka lakukan supaya Pemkab Lampura dapat memenuhi kesepakatan yang pernah dibuat beberapa waktu lalu. Kesepakatan itu bukanlah kesepakatan main – main karena dibuat dan disaksikan oleh para petinggi Pemkab dan DPRD.

Di dalam kesepakatan tersebut, disepakati bahwa pembayaran ADD akan dicicil tiap bulannya sejak bulan September hingga Desember. Rinciannya, tiga bulan dibayarkan di bulan September, tiga bulan di Oktober, tiga bulan di November dan tiga bulan sisanya di bulan Desember.

“Harusnya di bulan Oktober itu, ADD yang dibayarkan sudah enam bulan. Tapi, nyatanya sekarang ADD yang dibayarkan baru tiga bulan dan itu pun belum seluruhnya diterima oleh desa – desa,” tandasnya.

Ditambahkan oleh Rudi Fadli, anggota Apdesi lainnya bahwa sejatinya Pemkab dapat memenuhi janji mereka sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Dengan begitu, ADD tahun 2019 akan segera lunas menjelang akhir tahun ini.

Sayangnya, kenyataan yang mereka terima berbanding terbalik dengan kesepakatan yang ada. padahal, jika mau jujur, sejatinya mereka tidak setuju dengan kesepakatan yang telah ada tersebut. Tapi, karena pertimbangan kemampuan anggaran Pemkab mereka terpaksa menerima kesepakatan itu.

“Kami beri tenggat waktu sampai akhir bulan ini. Kalau masih saja tidak sesuai kesepakatan, apa boleh buat kami akan demonstrasi!!” tegas Kepala Desa Kalibening Raya ini.

Loading...