Beranda Hukum Kriminal Lagi, Pencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil Diringkus Polisi

Lagi, Pencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil Diringkus Polisi

140
BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Ilustrasi tahanan

BANDARLAMPUNG – Endang Wijaya (21), pencuri  dengan modus operandi memecahkan  kaca mobil diringkus Tim Anti-Bandit Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung di rumahnya, di Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, Selasa (21/7).

“Modus pencuriannya, tersangka Endang dan komplotannya yakni dengan memecahkan kaca mobil menggunakan alat busi. Sasarannya adalah, kendaraan yang sedang terparkir di pinggir jalan lalu para tersangka mengambil tas dan barang berharga lainnya milik korban yang berada didalam mobil,”kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Komisaris Dery Agung Wijaya, Rabu (22/7/2015(.

Menurut Dery, komplotan Endang Cs sudah beberapakali beraksi mencuri dengan modus memecahkan kaca mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan.

“Tersangka Endang ini, mengaku baru dua kali mencuri dengan modus pecah kaca mobil. Namun  Berdasarkan catatan kepolisian, Endang Cs sudah 10 kali beraksi melakukan pencurian dengan modus pecah kaca di Kota Bandarlampung,”tutur Dery.

Dari 10 lokasi TKP tersebut, sambung mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini, salah satu korbannya bernama Rinto warga Kemiling yang menjadi korban pencurian pecah kaca pada bulan Juni lalu. Ketika itu, korban akan belanja dan memarkirkan kendaraannya di depan salah satu tempat perbelanjaan (mini market) di Jalan Pramuka, Rajabasa.

“Tersangka Endang Cs, memecahkan kaca mobil Rinto (korban) dan mengambil uang senilai Rp 45 juta yang berada didalam mobil. Terakhir kali beraksi, Endang dkk malakukan pencurian yang sama di daerah Telukbetung Barat, pada bulan Juli ini. Setiap berkasi, Endang bersama ketiga rekannya yang masih buron (DPO),”terang Dery.

Dijelaskannya, komplotan Endang beraksi  menggunakan dua sepeda motor dan berkeliling Kota Bandarlampung untuk mencari target korban sasaran pencurian. Ketika target didapat, para tersangka kemudian berbagi peran.

“Perannya ada yang sebagai eksekutor, ada juga yang berperan mengawasi keadaan sekitar. Lalu para tersangka memecahkan kaca mobil, yang di dalamnya ada tas dan barang berharga lain milik korban. Untuk tersangka Endang, berperan yang mengawasi keadaan sekitar,”jelasnya.

Dery mengimbau  masyarakat Kota Bandarlampung untuk  selalu berhati hati saat memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan dan jangan meninggalkan barang berharga didalam
mobil.

“Mintalah bantuan pengawalan kepolisian saat akan membawa uang dalam jumlah besar,”tandasnya.

Tersangka Endang mengaku baru dua kali melakukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Pencurian pertama dilakukan di daerah Perumahan Citra Garden, Telukbetung Barat. Kedua di Jalan Pramuka, Rajabasa.

Dari kedua aksinya itu, ia mendapatkan satu buah ponsel dan tas slempang dan uang sebesar Rp 500 ribu. Uang hasil kejahatannya sudah habis digunakan untuk berfoya-foya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun penjara.

Loading...