Beranda Hukum Kriminal Lagi, Polda Lampung Ringkus Satu Tersangka Anggota Komplotan Curanmor Lampung Timur

Lagi, Polda Lampung Ringkus Satu Tersangka Anggota Komplotan Curanmor Lampung Timur

125
BERBAGI

Zainal Asikin  |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Setelah sebelumnya menangkap dua orang tersangka pelaku begal asal lampung Timur, Basrah dan Afkur. Unit Jatanras Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung kembali meringkus salah satu komplotan pelaku begal, Johan (25) warga Desa Malinting, Jabung, Lampung Timur dibekuk, Sabtu (30/5) malam.

Pada saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan sehingga polisi menembak kaki kaki tersangka dengan timah panas.

Kasubdit III Jatanras Ditkrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, tersangka Johan merupakan salah satu pelaku komplotan dari dua tersangka tersangka Basrah (21) dan Afkur (25) yang telah dilakukan penangkapan pada sebelumnya, pada Rabu (27/5) lalu.

Penangkapan tersangka Johan, merupakn hasil pengembangan dari tersangka Basrah dan Afkur. Ketiganya adalah warga Malinting, Jabung Lampung Timur dan satu komplotan pelaku curanmor dan pembegalan di wilayah Kota Bandarlampung.

“Ketika akan ditangkap, tersangka Johan melakukan perlawanan aktif kepad apetugas sehingga petugas mengambil tindakan tegas dengan menghadiahi tersangka dengan timah panas di kakinya. Dari penangkapan, kami tidak temukan adanya barang bukti motor hasil curian. Selanjutnya tersangka kita bawa ke Mapolda guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,“ kata Ruli, Minggu (31/5).

Ruli menuturkan, komplotan pelaku curanmor yang dapat kita amankan ini, merupakan satu kelompok dengan beberapa tersangka lain pelaku curanmor yang ditembak mati oleh Polda Metrojaya dan Polda Jawa Barat. Dari keterangan tersangka Johan, mengaku baru sekali mencuri motor yakni diparkiran Durian House Jalan P. Antasari, Kedamaian, Bandar Lampung, Januari 2015 lalu. Motor yang dicuri tersebut, milik korban Ari yang tengah berada di parkiran.

“Hasil penyidikan, beberapa anggota kelompok yang kami bekuk asal Malinting, Jabung Lampung Timur ini merupakan satu kelompok dengan pelaku yang beraksi di luar Lampung. Kasus ini, masih kami kembangkan lagi untuk memburu tersangka lainnya dan mengungkap TKP lain. Kami mencurigai komplotan Johan Cs ini, lebih dari satu kali beraksi melakukan pencurian sepeda motor,”terangnya.

Pasal yang disangkakan untuk menjerat tersangka, Pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, petugas Unit Jatanras Subdit III Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung menangkap dua pelaku curanmor atau begal motor Asal Lampung Timur, Basrah (21) warga Malinting, Jabung dan Afkur (25) warga Labuhan Maringgai. Keduanya di tangkap di rumahnya masing-masing, pada Rabu (27/5).

Dari tangan tersangka Basrah, polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis Colt 38 bergagang kayu dan tiga butir amunisi aktif. Kedua tersangka kerap melakukan aksi pencurian sepeda motor dan pembegalan, diwilayah Bandarlampung bersama dua tersangka lain yang ini belum dapat ditangkap (DPO).

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka selalu menggunakan senjata api dan senjata tajam dan tidak segan-segan untuk melukai korbannya. Komplotan Basrah Cs mengaku sejak bulan September 2012 lalu melakukan aksi pencurian dan pembegalan motor di wilayah Kota Bandarlampung.

Dalam melakukan aksi pencurian, para pelaku menggunakan kunci latter T untuk merusak kunci kontak sepeda motor milik korban yang berada diparkirkan.  Sepeda motor hasil curian, dijual oleh tersangka dengan harga bervariasi antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.