Beranda Headline Lagi, Polres Lampura Bekuk Pelaku Perampokan di Dusun V Dorowati

Lagi, Polres Lampura Bekuk Pelaku Perampokan di Dusun V Dorowati

2236
BERBAGI
Kapolres AKBP Esmed Eryadi menunjukan barang bukti yang digunakan para pelaku perampokan.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Polres Lampung Utara kembali membekuk anggota kawanan perampok yang beraksi di kediaman Budi Yuswo Santoso alias Nanang (58) di Dusun V Dorowati, Penagan Ratu, Abung Timur pada 11 Juni silam.

Dua anggota kawanan perampok tersebut adalah Sugeng Pramono  dan Saparudin. Sugeng dibekuk pada 19 Agustus 2017 di sebuah pulau di Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus. Sedangkan Saparudin ditangkap di Desa Baturaja, Lampung Utara, dan 20 Agustus 2017.

Sebelumnya, anggota Polres Lampung Utara sudah menangkap dua anggota perampok yang menyatroni rumah Budi Yuswo Saputra. Mereka adalah Heriyanto alias Yanto (42) dan Abdul Gani. Heriyanto (meninggal) ditangkap t20 Juni 2017 di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung Lampung.

“Kami masih memburu tiga pelaku lain,” kata Kapolres Lampung Utara, AKBP Esmed Eryadi, di Mapolres, Senin (21/8/2017).

AKBP Esmed mengatakan, pihaknya juga mengamankan pelbagai barang bukti dari para tersangka. Antara lain dua balok kayu berukuran 7×14 Cm dengan panjang 2 meter, sepeda motor, sebo, dan tas. Balok kayu inilah yang digunakan para pelaku untuk mendobrak pintu rumah korban.

Selain mengamankan para pelaku perampokan, pihaknya juga mengamankan tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), yakni pencurian mobil Bank Syariah, begal motor, dan pencurian sapi.

“Tiga pelaku curas di antaranya pelaku pencurian mobil Bank Syariah juga kami amankan,” jelasnya.‎

Kawanan perampok bersenjata api menyatroni kediaman Nanang di Desa Penagan Ratu, Abung Timur, Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 02.15 WIB. Dari kediaman orang tua dari Dedy Andrianto, anggota DPRD Lampung Utara itu, para perampok membawa kabur uang senilai Rp60 juta.

“Para pelaku diperkirakan berjumlah 8 orang. Mereka masuk ke dalam rumah orang tua saya dengan cara mendobrak pintu bagian depan dengan menggunakan balok kayu,” terang Dedy kepada wartawan.

Setelah berhasil masuk, para pelaku langsung mengikat kedua orang tua dan kakek – neneknya menggunakan tali plastik setelah sebelumnya melumpuhkan mereka dengan todongan pistol. Total uang yang digondol kawanan penjahat itu mencapai Rp60 juta. Ia berharap semua pihak terkait dapat menyikapi serius persoalan perampokan yang kian marak terjadi di Lampung Utara belakangan ini.

“Kejadian – kejadian perampokan yang kian marak ini adalah permasalahan bersama yang harus dapat ditemukan solusinya. Rasa aman dan nyaman harus dapat kembali dirasakan oleh masyarakat,” urainya.