Lagi, Satu Orang Pasien Covid-19 di Lampung Utara Meninggal

  • Bagikan
Ilustrasi virus Corona/Foto: Pixabay

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Tidak sampai sepekan sejak Bupati Budi Utomo nyatakan berhasil kendalikan Covid-19, warga Lampung Utara yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah satu orang. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Lampung Utara berubah menjadi 67 orang.

“Sebelum meninggal pada Jumat kemarin, pasien ‎itu berstatus suspek Covid-19,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli, Sabtu (19/6/2021).

Ia mengatakan, pasien itu berinisial Ru asal Desa Sukamarga, Abungtinggi. Ia sempat menjalani perawatan di RS Medika Insani, Bukitkemuning pada Jumat (18/6/2021). Keluhan‎nya pneumonia berat.

“Hasil tes swab dengan hasil positif dari pasien Ru kami terima hari ‎ini,” katanya.

Dian juga mengatakan, hasil tes swab pasien Ru berbarengan dengan tujuh pasien positif lainnya. Mereka berasal dari satu kelurahan dan lima desa. Ketujuh pasien itu adalah Ka dari Desa Sukamarga, Ma dari Desa Candimas.

Kemudian, SF dari Desa Madukoro, Kecamatan Kotabmi Utara, SM dan Su dari Kelurahan Tanjungaman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Wa dari ‎Desa Bumirestu, Kecamatan Abungsurakarta, dan Ji dari Desa Kembanggading, Abung Selatan.

“Seluruh pasien menjalani perawatan di RS Handayani. Mereka memiliki gejala pneumonia,” papar dia.

Dengan penambahan delapan kasus positif ini, total kasus Covid-19 Lampung Utara naik menjadi 1.884. Dari ke-1.884 orang itu, 1.505 orang di antarany‎a dinyatakan sembuh, dan 67 orang meninggal dunia. Sisanya, masih menjalani proses isolasi atau perawatan.

Dalam sidang paripurna istimewa perayaan HUT ke-75 Lampung Utara, di gedung DPRD Lampung Utara, Selasa (15/6/2021), ‎Bupati Budi Utomo ‎mengklaim bahwa telah mampu mengendalikan laju penyebaran virus Corona 2019 di Lampung Utara. Keberhasilan itu berkat bantuan dan kerja sama dari semua pihak.

‎”‎Alhamdulillah, atas dukungan dan kerja sama dari berbagai lintas sektor terkait, pengendalian Covid-19 dapat kita lakukan meskipun masih perlu untuk lebih kita optimalkan lagi,” kata dia kala itu.

  • Bagikan