Beranda Ruwa Jurai Tulangbawang Lagi, Tekab 308 Polres Tuba Bekuk Pemilik Senjata Api Rakitan

Lagi, Tekab 308 Polres Tuba Bekuk Pemilik Senjata Api Rakitan

451
BERBAGI
Barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan barang bukti lainnya, yang disita Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang dari penangkapan tersangka YH (25).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Tekab 308 Polres Tulangbawang kembali meringkus YH (25), tersangka kepemilikan senjata api rakitan, di rumahnya di Kampung Trimomukti Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang, Kamis malam 29 Maret 2018 sekitar pukul 23.40 WIB.

Penangkapanmerupakan hasil pengembangan dari penaangkap dua tersangka WI (22) dan AA (17) yang lebih dulu ditangkap sebelumnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang, AKP Dony Kristian Bara’langi mengungkapkan, penangkapan tersangka YH, merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka WI (22) yang lebih dulu ditangkap sebelumnya bersama tersangka AA (17), Kamis 29 Maret 2018 lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

“Jadi tersangka YH dan WI ini, kami tangkap di hari yang sama yakni kamis 29 Maret 2018. Namun hanya berbeda waktunya saja, kalau WI kami tangkap Kamis siangnya, sementara YH ditangkap malam harinya sekitar pukul 23. 40 WIB,”ujarnya kepada teraslampung.com, Sabtu 31 Maret 2018.

Dony mengutarakan, berdasarkan dari keterangan tersangka WI, bahwa tersangka mengaku pernah menjual satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver seharga Rp 1 juta kepada tersangka YH, warga Kampung Trimomukti Jaya, Kecamatan Banjar Agung. Berbekal dari keterangan tersangka WI itulah, pihaknya langsung melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka YH.

“Tersangka YH berhasil kami tangkap di rumahnya, dan tersangka mengakui menyimpan senjata api rakitan tersebut,”ungkapnya.

Dari penangkapan YH, kata Dony, disita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, satu buah dompet warna hitam, satu potong kain warna kuning dan satu buah rantang stainless. Selanjutnya tersangka dan barang bukti, dibawa ke Mapolres Tulangbawang untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini kami masih terus kembangkan kasusnya, tersangka YH dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun,”terangnya.

Diketahui sebelumnya, dua orang remaja diduga sebagai perakit (pembuat) senjata api dan pemilik senjata api rakitan, dibekuk Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang (Tuba) di Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, Kamis 29 Maret 2018 lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua remaja pembuat dan pemilik senpi rakitan yang ditangkap tersebut berinisial AA (17), warga Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang dan WI (22), warga Kampung Agungdalam, Kecamatan Banjarmargo. Tulangbawang.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta dua butir amunisi aktif jenis FN, empat buah bahan silinder untuk membuat senpi rakitan, satu buah kayu berbentuk amunisi FN untuk membuat silinder senpi rakitan, tiga buah obeng, dua buah gunting, satu buah tombak, tiga bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang 15 centimeter dan sebilah pedang bergagang dan bersarung kayu warna hitam dan lainnya.