Beranda Teras Berita Lagi, Warga Ambarawa Pertanyakan Kasus Money Politic Suryo Cahyono

Lagi, Warga Ambarawa Pertanyakan Kasus Money Politic Suryo Cahyono

224
BERBAGI
Adi Nur Pracoyo/Teraslampung.com

Pringsewu – Enam orang perwakilan warga Pekon (Desa) Jatiagung, Kecamatan Ambarawa mendatangi
kantor Panwaslu Pringsewu sekira pukul 16.30 wib, Senin (28/4). Kedatangan
mereka untuk mempertanyakan proses perkembangan tindak lanjut laporan money
politic
yang dilakukan Suryo Cahyono pada tanggal 7 April lalu.
“Pada 8 April lalu kami melaporkan temuan kami tentang
money politic Suryo Cahyono kepada Panwaslu Pringsewu.Kami sertakan barang bukti
video dan uang yang dibagikan untuk memilih Suryo. Laporan diterima Agus
Priyanto di kediamnya Imron Nurhadi. Pada 17 April lalu Imron Nurhadi
mengisi formulir blangko pelapor untuk kasus money politic tersebut. Tetapi sampai
sekarang laporan tidak jelas. Panwaslu tidak mau menindaklanjuti,” kata Kahar,
salah seorang perwakilan warga Desa Jatiagung.
Menurutnya, pihak pelapor sering minta informasi untuk
perkembangan kasus dugaan money politik melalui telepon seluler kepada Panwaslu
kabupaten Pringsewu.
“Belum
ada pemanggilan pelaporan ataupun saksi dari pihak Panwaslu Kabupaten Pringsewu
untuk dimintai keterangan kesaksian dalam rangka menindak lanjuti kasus ini.
Alasan Panwaslu, untuk memproses kasus ini tidak seperti memproses orang maling.
Katanya banyak proses dan tahapan-tahapan yang harus dilalui,”kata dia. 

Kahar
menuturkan, Panwaslu selalu mengatakan pelaporan dan saksi kurang kooperatif
dalam menindak lanjuti kasus ini. “Padahal, untuk menindak
lanjuti kebenaran kasus ini berupa bukti rekaman video dan uang money poltiik
adalah tugas Panawaslu atau Gakkumdu. 
Untuk
itu kami masyarakat pekon Jatiaagung meminta agar Panwaslu dan pihak-pihak yang
berwenang segera menyelesaikan kasus ini,”katanya.’

 Selain itu juga Ia
meminta Panwaslu kabupaten Pringsewu segera memanggil nama-nama yang ada
hubungan dengan barang bukti berkaitan dengan dugaan money politik itu. 

“Untuk kami atas nama masyarakat Ambarawa dan Pardasuka
ini murni dari masyarakat, tidak ada dukungan dari pihak manapun hukum harus
ditegakan. Jika kasus yang kami laporan ini  tidak berhasil mentah di
Panwaslu Pringewu mau berencana akan melaporkan ke yang lebih
tinggi,”ujarnya.

Sementara
itu, Divisi Pengawasan Panwaslu Kabupaten Pringsewu, Agus Priyanto, mengaku laporan
warga tersebut kini sedang di proses bagian devisi hukum dan penindakan.


“Sedang
kami proses. Divisi hukum dan penindakan mengkaji lagi, sambil memperhatikan dari
pihak kepolisian dan kejaksaan unsur apa yang masih kurang. Kami tetap 
tindaklanjuti sampai semaksimal mungkin.Yang penting tidak sampai ada unsur
pemaksaan apa-apa yang belum bisa terpenuhi,”kata dia,

Sementara
itu, Ketua  Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Kabupaten Pringsewu, Warsito, menjelaskan sesuai PKPu nomor 29 tahuh 2014 pasal
50 tentang penggantian colon terpilih anggota DPR,DPD,DPRD Propinsi dan DPRD
kabupaten/kota  dilakukan diantaranya apabila meninggal dunia, mengundurkan
diri,  tidak lagi memenuhi syarat untuk menjadi anggota DPR,DPD,DPRD
Propinsi dan DPRD kabupaten/kota.

“Kemudian  terbukti melakukan tindak pidana pemilu
berupa politik uang atau pemalsuan dokumen berdasarkan putusan pengadilan yang
telah mempunyai kekuatan hukum tetap,” kata Warsito.
Menurut Warsito, sesuai aturan tersebut  sifat KPU
Pringsewu hanya menunggu proses dari Panwaslu (Gakumdu) setelan menerima
putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
“Atau rekomendasi Panwaslu tentunya calon terpilih tidak
dapat kami tetapkan sebagai calon terpilih dan penggantian calon terpilih bisa
juga dilakukan paling lambat 3 hari sebelum pelantikan anggota DPR,DPD,DPRD
Propinsi dan DPRD kabupaten/kota kalo di Pringsewu berarti kan DPRD
kabupaten/kota  Pringsewu,” kata dia.

Sebelumnya, pada Minggu (27/4) PAC PDIP Kecamatan Ambarawa juga
mendatangi kantor Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Pringsewu untuk mempertanyakan
perkembangan tindak lanjut laporan dugaan money politik yang dilakukan caleg
dapil III nomor urut dua dari PDI-P Suryo Cahyono S.H. 


Loading...