Beranda News Pusiban Lampung 53 Tahun, Gubernur Ridho Ficardo: PR yang Harus Diselesaikan Masih Banyak

Lampung 53 Tahun, Gubernur Ridho Ficardo: PR yang Harus Diselesaikan Masih Banyak

36
BERBAGI
Gubernur Ridho Ficardo berpidato pada rapat paripurna istimewa DPRD Lampung dalam rangka HUT ke-53 Lampung, Senin (20/3/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Meskipun sudah banyak keberhasilan yang diraih Provinsi Lampung, tetapi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan masih banyak. Antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung yang merupakan terendah se-Sumatera.

“Kita memperingati provinsi Lampung ini sebagai ucapan syukur. Sejak terbentuknya provinsi Lampung hingga saat ini di usianya yang ke – 53 telah mencapai sejarah panjang dalam pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo di saat menyampaikan sambutan pada acara  Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati HUT provinsi Lampung ke -53 yang diselenggarakan di Gedung DPRD Lampung, Senin (20/3/2017).

Menurut Gubernur, peringatan HUT ini juga sebagai sarana instropeksi tentang apa yang telah kita laksanakan. Pada usia ke- 53 ini telah banyak pencapaian yang telah diraih. Antara lain angka kemiskinan menurun di tahun 2016, dari 13,86 % menjadi 18,94%, juga berbagai program prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, kata Gubernur Ridho, pembangunan infrastruktur jalan mantap 75 persen, pembangunan kawasan maritim, pembangunan pembangkit listrik di berbagai lokasi, program Lampung mengajar, Program Lampung Kompeten, Gerakan membangun desa di 15 kabupaten/kota.

“Yang menjadi pekerjaan rumah kita (PR) adalah IPM Lampung yang merupakan terendah se-Sumatera. Namun demikian, kita juga telah mencapai program pembangunan nasional diantaranya Bandara Raden Inten II menjadi embarkasi haji, pembangungan Bandara Pekon Serai di Kabupaten Lampung Barat yang kini berganti nama menjadi Bandara Taufik Kemas, guna menunjang sektor pariwisata di kabupaten ini, “kata Gubernur Ridho Ficardo.

Sebelum rapat paripurna, dengan diiringi tradisi adat Lampung Ngehappak Temui Agung Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo didampingi Wakil Gubernur Bachtiar Basri serta Forkopimda Provinsi Lampung dan kepala dinas menuju kanjauan  ke Sesat Agung (Gedung DPRD Lampung) yang juga berada dilingkungan kantor Pemda provinsi Lampung.

Di depan Gedung DPRD, Gubernur Ridho  disambut oleh Ketua DPRD Lampung Dedi Aprizal dan Wakil Ketua Imer Darius yang juga mengenakan pakaian adat Lampung.

Selanjutnya, setelah sambutan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo dan Ketua DPRD Dedi Aprizal, rapat paripurna istimewa dirangkai dengan pemotongan tumpeng oleh ketua DPRD Lampung Dedi Aprizal. Potongan pertama diserahkan kepada Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, kemudian diserahkan juga kepada Wakil Gubernur Bachtiar Basri.