Lampung Fashion Week Digelar di Mal Boemi Kedaton

Bagikan/Suka/Tweet:
Pembukaan Lampung Fashion Week di Mal Boemi Kedaton, Bandarlampung, Jumat (6/11).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Pemerintah Provinsi Lampung terus mempromosikan busana daerah Lampung. Selain lewat ajang karnaval pada perhelatan Festival Krakatau, promosi juga dilakukan di beberapa even lain.  Salah satunya dengan menyelenggarakan Fashion Week Festival di Mall Boemi Kedaton, Jumat (6/11/2015).

Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Choiria Pandarita saat menyampaikan sambutan Gubernur Lampung menjelaskan, Fashion Week Festival merupakan media untuk mempromosikan kain, busana model etnik daerah Lampung, yang dirancang olehdesainer-desainer yang ada di Provinsi Lampung.

“Busana model etnik Lampung merupakan budaya bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Diantara sekian ribu motif busana di nusantara, busana daerah Lampung memiliki ciri khusus telah banyak dikenal masyarakat, seperti sulam tapis, sulam usus dan batik Lampung. Sehingga wajar dan bahkan wajib bagi kita untuk menjaga dan melestarikan busana daerah Lampung,” katanya.

Menurut Choiria langkah awal Pemerintah Provinsi Lampung berupaya mempromosikan budaya Lampung dengan mewajibkan seluruh Pejabat Eselon I, II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menggunakan pakaian tradisional Lampung.

Kewajiban tersebut tertuang dalam Pergub No. 42 Tahun 2015. Yaitu digunakannya Pakaian Tradisional Lampung. Pakaian ini antara lain: kain tapis motif Pucuk Rebung (bagi perempuan) dan sarung motif tumpal (bagi laki-laki).

Melalui kebijakan tersebut, diharapkan pakaian adat Lampung dikenal masyarakat, khususnya generasi muda. Pakaian adat Lampung juga menjadi jati diri dan karakter masyarakat Lampung.

Perda Provinsi Lampung No. 2 Tahun 2008 tentang Pemeliharaan Kebudayaan Lampung dijelaskan, Kebudayaan Lampung merupakan bagian dari budaya nasional sekaligus sebagai aset nasional.