Beranda Teras Berita Lampung Inspiring Expedition, Menyusuri Keindahan Pantai Way Haru Sambil Berbagi

Lampung Inspiring Expedition, Menyusuri Keindahan Pantai Way Haru Sambil Berbagi

927
BERBAGI
Tiba di Pantai Way Haru: menikmati keindahan pantai dan debur ombak. (Foto: Andalas Horse Power Team)

Andalas Horse Power Team kembali melanjutkan misinya di “Lampung Inspiring Expedition”. Kali iini perjalanan mereka menuju ke Pesisir Barat tepatnya di Desa Way Haru, Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat. Lampung.

Perjalanan dimulai dari Sabtu, 15 Agustus 2015 hingga Senin, 17 Agustus 2015 diikuti oleh sekitar 20 riders. Di etape ini mereka mengusung tema “Jalur Merdeka”. Tema ini diambil karena ekspedisi ini dilakukan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pantai Way Haru: Ngebut di jalan lurus indah tanpa hambatan… (Foto: Andalas Horse Power Team).

Dengan persiapan matang dan dukungan  dari berbagai kalangan baik donatur maupun sponsor seperti Federal Oil, Respiro, Bafin Headwear dan TVS Motor, AHPT beranjak dari Kota Bandarlampung dengan membawa banyak barang. Barang-barang bawaan kami sengaja dibawa untuk didonasikan kepada SD Bandar Dalam di Desa Way Haru.

Jarak sekitar 200 km dari Kota Bandar Lampung untuk sampai ke Desa Way Haru mereka tempuh dengan kondisi jalan yang lumayan menantang. Kondisi jalan menanjak, menurun, dan berliku menjadi menu utama selama perjalanan. Apalagi ketika akan masuk ke Desa Way Haru yang harus melewati muara dan menyusuri pantai yang jaraknya kurang lebih 10 km dengan waktu 1jam.

Berbagi kebahagiaan dengan para siswa SD Bandar Dalam. (Foto: Andalas Horse Power Team).

Itu masih ditambah dengan menyusuri hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TBBBS) di “kaki” Pulau Sumatera yang menghabiskan waktu bisa sampai 4 jam.

Desa Way Haru seolah terhimpit oleh Samudera Hindia dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Kondisi desa dari dulu hanya seperti itu, sulit berkembang. Akses jalan menjadi kendala untuk masuk ke desa penghasil lada ini. Padahal, desa ini memiliki keindahan pantai dengan deburan ombaknya yang indah.

Dalam perjalanan ini AHPT tidak hanya mengeksplorsi keindahan alam. Mereka juga memberikan bantuan untuk SD Bandar Dalam, Way Haru, berupa pembuatan taman baca, perangkat ajar, alat tulis, tiang bendera, dan lain-lain.

Menyambangi ruang kelas SD Bandar Dalam yang sangat sederhana: benar-benar bikin haru. (Foto: Andalas Horse Power Team).

“Kami sangat tersentuh dengan kondisi adik-adik di SD Bandar Dalam. Kami melihat sendiri kondisi sekolah yang jauh dari kata layak. Fasilitas sekolah pun tidak ada. Selain menikmati keindahan Pesisir Brat dengan keindahan pantainya,kami pun memberikan bantuan yang didapat dari berbagai donatur dan pribadi,” ungkap Tika, satu-satunya riders wanita dalam tim kali ini.

Masyarakat Desa Way Haru sangat berharap bsa dibuatkan akses jalan, karena selama ini mereka praktis terisolasi karena buruknya akses jalan.
Bagi pendatang, untuk masuk ke Desa Way Haru juga bukan hal mudah. Hal itu mengingat tingginya gelombang laut, terutama di wilayah Tanjung Cina. Pendatang harus bisa memprediksi dengan tepat kapan terjadinya pasang dan surutnya air laut.

Bersama para siwwa SD Bandar Dalam memasang bendera Sang Saka Merah Putih. (Foto: Andalas Horse Power Team).

“Kami hanya mengharapkan adanya akses jalan yang bisa dilalui dengan mudah bagi masyarakat. Jika akses jalan masih seperti ini, desa kami tidak akan bisa maju nantinya. Selama ini, anak-anak untuk bersekolah mereka menempuh waktu bisa sampai 1 jam dengan berjalan kaki, “.kata Tasman, Kepala SD Bandar Dalam.

“Lampung Inspiring Expedition” masih akan berlanjut melakukan perjalanan di etape berikutnya.

Andi Qiting, Tim Lampung Inspiring Expedition

* Kamu punya cerita perjalanan atau petualangan bersama komunitasmu seperti kisah ini? Silakan kirimkan cerita dan foto-fotonya ke teraslampung@gmail.com. Kami siap menduniakannya!

Loading...