Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Lampung Tengah Berdaya Siap Ramaikan Kampung Wisata Terbanggi Besar

Lampung Tengah Berdaya Siap Ramaikan Kampung Wisata Terbanggi Besar

116
BERBAGI
Ketua Lampung Tengah Berdaya, Natsriansi, bersama Ketua Karang Taruna Kecamatan Terbanggi Besar, Ahmad Juanda, saat mengunjungi Kampung Wisata Terbanggi Besar.

TERASLAMPUNG.COM–Lampung Tengah Berdaya, perkumpulan usaha kecil menengah di Kabupaten Lampung Tengah, siap melakukan pengembangan bisnis kuliner dan pariwisata. Untuk itu, pada Kamis (19/11/2020) Ketua Lampung Tengah Berdaya, Natsriansi, bersama Ketua Karang Taruna Kecamatan Terbanggi Besar (Ahmad Juanda) mulai mendata  potensi potensi tempat wisata budaya dan religi yang ada di Kampung Terbanggi Besar.

BACA: Bupati Mustafa Luncurkan Kampung Wisata Terbanggibesar

Terbanggi Besar merupakan kampung yang stategis di tengah perkembangan modernisasi, mampu memberikan nuansa ke zaman dahulu di saat masih asri, damai, dan bersinergi dengan alam.

“Sudah selayaknya harus di jaga dan di kembangkan karena merupakan kampung tua yang ada di Lampung Tengah dan mempunyai sejarah,” kata Narsriandi.

Menurut Natsriandi, Kampung Terbanggi Besar mempunyai sejarah khas dan peninggalan aneka seni trarisi yang masih bertahan sampai sekarang. Jika dikelola dengan baik Kampung Terbanggi Besar bisa menjadi salah satu tempat wisata menarik yang layak dikunjungi.

Di kampung Terbanggi Besar terdapat makam penyebar agama Islam pertama di Terbanggi, yaitu Syeh Saddatulloh. Kabarnya Syekh Saddatulloh masih  keturunan Maulana Malik Ibrahim.

Makam tokoh ulama dan penyebar agama seperti ini bisa menjadi tempat ziarah seperti makam- makam-ulama besar.

“Tentu ini dapat meningkatkan nilai ekonomi kerakyatan sekitar. Pengunjung akan berdatangan dari berbagai daerah,” katanya.

Di Kampung Terbanggi Besar juga ada masjid tua yang masih belum bisa ditelusuri jejak kapan didirikan.

Ada juga pusat pemerintahan pertama zaman dahulu serta rumah tua adat Lampung. Rumah-rumah adat itu kayu- kayunya berasal dari daerah Bondan atau pedalaman yang sekarang aksesnya melewati perkebunan tebu PT Indo Lampung. Sulit dinalar secara biasa kalau jaman dahulu kala bagaimana cara membawa kayu- kayu besar dari Bondan ke kampung Terbanggi Besar.

Yang tidak kalah menarik, ada pula benteng peninggalan Belanda  di dekat sungai besar yang indah.

“Disini sangat potensial bekas benteng jaman dahulu yang berdekatan dengan sungai dapat di bangun seperti pondok tempat bersantai dan beristirahat sambil menikmati keadaan alam,” kata Natsriandi.

Natsriandi mengatakan, pada era Bupati Mustafa kampung ini sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebagai Kampung Wisata.

Menurut Ketua Karang Taruna Terbanggi Bssar, Ahmad Juanda, dulu di sini masyarakat sekitar pernah menemukan semacam koin kuno dan sisa sisa peninggalan zaman dahulu.

“Di sini ada beberapa orang dulu pernah menemukan kaya sejenis uang kuno. Kalau tidak salah Pak Kadir namanya,” kata Juanda.

Menurut Juanda masih perlu kerja keras bersama- sama untuk mewujudkan Kampung Terbanggi Besar sebagai tempat wisata agar ramai pengunjung.

“Semua komponen masyarakat peduli wisata harus bisa bekerja sama. Kalau bisa terwujud nantinya akan bisa mengangkat perekonomian warga di wilayah Kecamatan Terbanggi Besar,” katanya.

Juanda mengatakan perlu kerjasama antar-anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarsis) Lampung Berdaya dan masyarakat agar tempat wisata Kampung Terbangi Besar bisa terwujud.

“Juga perlu adanya publikasi yang baik agar daerah ini  dikenal lebih luas. Yang tak kalah penting adalah masyarakat harus bekerja sama menjaga keamanan dan kenyamanan. Tanpa adanya jaminan keamanan dan kenyamanan pengunjung, sulit mewujudkan dan mengembangkan pariwisata,” tandas Juanda.

Wahyudi Susanto