Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Lampura ‘Bangkrut’, Ini Penerima Uang Hasil Pengumpulan Koin Masyarakat Peduli Lampung Utara

Lampura ‘Bangkrut’, Ini Penerima Uang Hasil Pengumpulan Koin Masyarakat Peduli Lampung Utara

732
BERBAGI
Penghitungan koin yang berhasil dikumpulkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Hasil koin peduli Lampung Utara yang dikumpulkan ‎oleh Aliansi Masyarakat Peduli Lampung Utara, Kamis (9/11/2017) akhirnya disalurkan kepada Iskandar, Ketua RT I/RW I, Dusun I, Bandar Putih, Kotabumi Selatan.

Tadinya, uang sebesar Rp252.300 itu akan diberikan kepada honorer Dinas Administrasi dan Kependudukan Lampung Utara pada Kamis siang. Sayangnya, tak ada seorang pun pegawai instansi itu yang berani menerimanya karena pimpinan mereka sedang tak berada di kantor.

Menurut Koordinator Aksi, Sandi Fernanda, mereka terpaksa menyalurkan bantuan itu kepada ‎Iskandar karena yang bersangkutan dianggap lebih membutuhkan. Sebab, Iskandar telah 10 bulan tak menerima gajinya sebagai RT.

“Sudah 10 bulan ini, pak Iskandar belum terima gajinya. ‎Jadin beliau lebih membutuhkannya karena beliau adalah salah satu ujung tombak pemerintah,” tuturnya.

Sandi mengatakan, meski uang yang mereka salurkan itu tak seberapa nilainya, namun yang bersangkutan terlihat sumringah menerima bantuan itu. Kepadanya, Ketua RT I itu menyampaikan harapan supaya Pemkab segera membayarkan gajinya yang sudah lama tak diterimanya.

“Beliau hanya berharap Pemkab dapat segera mencairkan gajinya karena sudah 10 bulan ini tak terima gaji,” ‎jelas dia.‎

Sejumlah warga Lampung Utara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lampung Utara melakukan aksi pengumpulan koin untuk ‘membantu’ keuangan Pemkab yang dianggap mereka sedang krisis keuangan tahun 2017, Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pantauan di lokasi, aksi yang dilakukan oleh belasan warga ini dimulai dari kawasan bundaran pos kota Kotabumi dan kawasan pasar pagi, Kotabumi.

Dengan membawa kardus bertuliskan koin peduli tenaga honorer, para pemuda – pemudi itu mendatangi pelbagai toko dan lapak para pedagang kaki lima yang ada di kawasan pasar tersebut.

Reaksi para pedagang menyikapi aksi ini pun beragam. Ada yang menyambut baik dan ada juga yang sinis. Bagi pedagang yang peduli aksi ini, mereka dengan senang hati menyumbangkan uangnya. ‎Namun, bagi yang sinis, selain tak memberikan uang, mereka malah ‘mencaci’ aksi ini.

“Kenapa malah minta dengan kami. Apa hubungannya dengan kami masalah itu,” keluh sejumlah warga yang yak peduli dengan aksi ini.

Setelah dihitung, total uang yang berhasil dikumpulkan dalam aksi ini mencapai Rp252.300,00.

Loading...