Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Lampura Dikabarkan Jadi Satu-satunya Kabupaten di Lampung yang Tidak Terima DAK Jalan...

Lampura Dikabarkan Jadi Satu-satunya Kabupaten di Lampung yang Tidak Terima DAK Jalan 2021

5117
BERBAGI
Kantor Pemkab Lampung Utara
Kantor Pemkab Lampung Utara

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Lampung Utara dikabarkan menjadi satu – satunya daerah di Provinsi Lampung yang tidak mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus di bidang jalan pada tahun 2021 mendatang. ‎Jumlah DAK yang ‘hilang’ diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

BACA: DAK Terancam Hangus, Sekkab Lampung Utara Panggil Kadis PU

Sumber terpercaya Teraslampung.com menyebutkan, karut-marutnya pengelolaan DAK fisik di Lampung diduga menjadi penyebab Lampung Utara tidak menerima kucuran DAK fisik (untuk infrastruktur jalan) 2021.

Saat persoalan ini ditanyakan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara, Syahrizal Adhar, ia  tidak membantah maupun membenarkan  kabar tersebut. Kepastian tentang kabar itu masih belum didapatnya karena masih menunggu pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2021.

“Belum final. Nanti setelah APBD disahkan baru ada kepastian berapa besaran DAK untuk PUPR,” jelasnya melalui WhatsApp-nya, Senin (5/10/2020) sekitar pukul 22.54 WIB.

Menurutnya, persoalan seputar DAK jalan untuk Lampung Utara masih dalam proses. Kepastiannya didapat atau tidaknya kucuran DAK jalan itu baru dapat diketahui pada awal November 2020 mendatang.

BACA: KPK Angkut 25 Dokumen dari Kantor Dinas PUPR Lampung Utara

Syahrizal juga menjelaskan bahwa besaran DAK jalan di DPUPR tiap tahunnya mencapai sekitar Rp50-an Miliar. Mengingat besarannya kucuran DAK jalan yang diperoleh itu, sangat disayangkan jika Lampung Utara tak mendapatnya di tahun depan.

“‎Ya, lebih kurang (Rp50-an Miliar). Doakan mudah – mudahan Lampung Utara dapat DAK JALAN Tahun 2021 mendatang,” kata dia.

‎DAK merupakan alokasi dari APBN kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu. Tujuannya untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan pemerintahan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

‎DAK bidang jalan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dalam rangka mewujudkan integrasi fungsi jaringan jalan, meningkatkan akses ke daerah potensial (kawasan industri/kawasan ekonomi khusus, pertanian, perkebunan, pelabuhan, bandar udara, membuka daerah terisolasi, terpencil, tertinggal, perbatasan serta kawasan pulau kecil dan terluar, transmigrasi, dan pariwisata (kawasan strategis pariwisata nasional dan daerah).

Loading...