Hukum  

Dugaan Penyerobotan Tanah oleh PT BTLA, Komisi I DPRD Lampung Segera Panggil Ketua YDB

Bagikan/Suka/Tweet:
Bambang Suryadi

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Komisi 1 DPRD Lampung telah menjadwalkan memanggil  Ketua Yayasan Dar El-Barokah (YDB)  terkait masalah tanah hibah dari masyarakat Wiralaga Mesuji seluas 1.000 ha yang diberikan kepada Yayasan Dar El-Barokah (YDB) dan diserobot oleh PT  Bangun Tata Lampung Asri (BTLA). Tanah hibah itu semula direncanakan akan dipakai untuk membangun pesantren.

“Sudah ada penjadwalan pemanggilan masalah tanah hibah yang di Mesuji itu, sudah masuk laporan nya dan secepatnya kita agendakan pertemuannya,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Lampung, Bambang Suryadi, Selasa (18/8).

Menurut  legislator dari PDIP itu, DPRD Lampung khususnya Komisi I sifatnya hanya mendorong untuk terjadinya titik temu dan sebagai wakil rakyat inilah bentuk dari tanggung jawabnya.

“Kami sifatnya akan mendorong untuk adanya titik temu, nanti kita panggil semua nya, makanya kami agendakan secapatnya biar cepat selesai” jelasnya.

Sementara itu Ketua umum yayasan Dar El-Barokah, HA. Rahman HBR mengharapkan agenda pemanggilan yang dijadwalkan oleh Komisi I DPRD Lampung cepat terealisasi. Sebab,kata dia, Ketua DPRD Lampung meminta surat untuk audensi pada awal tahun 2015 tetapi sampai saat ini belum terwujud.

“Mungkin karenakan banyak kesibukan atau masalah lainnya sehingga hal ini agak terabaikan. Semoga pemanggilan ini benar-benar menjadi nyata karena saya sudah di janjikan berulang kali pada november 2014 tapi belum terealisasi bahkan ketua DPRD Lampung minta membuat surat untuk audensi pada awal 2015, mungkin di karenakan banyak kesibukan mereka sedikit lupa” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Yayasan Dar El-Barokah, HA. Rahman HBR mengungkapkan tanah hibah itu sebagian ditanami kelapa sawit oleh PT Bangun Tata Lampung Asri (BTLA) dengan alasan beberapa pemilik tanah sudah melepaskan dan menerima ganti rugi dari perusahaan tersebut.