LBH Bandarlampung Kembali Lakukan Penyuluhan Hukum tentang Agraria dan Bantuan Hukum

  • Bagikan
Kegiatan penyuluhan hukum LBH Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Setelah sempat vakum beberapa saat, program penyuluhan hukum kembali digelar Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung. Pada Sabtu,17 Februari 2018, misalnya, LBH Bandarlampung menggelar penyuluhan hukum tentang agraria di Balai Tiyuh (Desa) Bujungdewa, Kabupaten Tulangbawangbarat.

Selain diberi materi tentang agraria, peserta juga mendapatkan materi tentang cara mendapatkan bantuan hukum jika mengalami kasus hukum.

“Penyuluhan hukum ini digelar supaya masyarakat khususnya daerah tulang bawang barat paham tentang permasalahan-permaslahan agraria dan bantuan hukum.karena wilayah Tulangbawang merupakan salah satu wilayah yang rentan akan permasalahan tanah,” kata Alian Setiadi, Direktur LBH Bandarlampung, Minggu (18/2/2018).

Menurut Alian, penyuluhan hukum juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran hukum masyarakat sehingga masyarakat paham bagaimana memisahkan antara hak dan kewajiban.

“Juga agar masyarakat menjadi cerdas hukum. Kami tidak hanya membahas tentang agrarian dan bantuan hukum tapi membahas pula tentang serrtifikat yang di anggap sah menurut ketentuan peraturan perundang-undangan supaya tercipta budaya hukum dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat,” kata Alian.

Menuut Alian, hingga kini masih banyak warga yang awam tentang masalah pertanahan.

“Masyarakat masih perlu mendapatkan bantuan hukum secara intensif,” kata Alian.

Selain Alian Setiadi, pemateri penyuluhan hukum yang diikuri puluhan warga itu juga menghadirkan  Chandra Muliawan (Wakil Direktur LBH Bandarlampung).

“Kegiatan ini salah satu program LBH Bandar lampung supaya masyarakat lampung khusus nya yang dalam hal ini ( tulang bawang barat )agar tidak terjadi kembali permasalahan-permaslahan serupa dan lebih mengetahui tentang bantuan hukum secara cuma-cuma untuk rakyat miskin khusunya di Provinsi Lampung,” kata Chandra.

 

  • Bagikan