Beranda Hukum Kriminal Lelah Bersembunyi, Begal Dibekuk Polisi Saat Pulang

Lelah Bersembunyi, Begal Dibekuk Polisi Saat Pulang

535
BERBAGI
RRA diringkus Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang, Senin (21/1/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. (Foto: Humas Polres Tuba)
RRA diringkus Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang, Senin (21/1/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. (Foto: Humas Polres Tuba)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang (Tuba) menangkap begal yang menjadi buron, RA (23) saat tersangka pulang ke rumahnya di Tiyuh (Desa) Bakemsuka Mulya, Kecamatan Pagardewa, Tulangbawang Barat, Senin (21/1/2020) lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, tersangka RA merupakan buronan begal yang selama ini dicari. Tersangka melakukan aksi pembegalan di Jalan Kampung Kahuripan, Kecamatan Banjarbaru pada tanggal 29 November 2019 lalu.

“Begitu mendapat informasi ke pulangan tersangka RA di rumahnya, saat itu juga langsung dilakukan penangkapan,”ujarnya kepada teraslampung.com, Rabu (22/1/2020).

Dalam menjalankan aksinya, kata AKBP Syaiful Wahyudi, tersangka RA bersama seorang rekannya berinisial WY (15) remaja putus sekolah yang sudah ditangkap lebih dulu, pada Kamis (9/12020) lalu dan saat ini di tahan di Maposek Banjaragung.

“Tersangka Rudi dan WY, merampas motor dan ponsel korban AM (17), seorang pelajar ketika korban sedang melintas di Jalan Kampung Kahuripan, Kecamatan Banjarbaru yang hendak menjemput adiknya di sekolahan,”terangnya.

Selanjutnya, sekitar 1 Km korban berjalan dari rumahnya, tiba- tiba korban langsung dihadang kedua tersangka. Keduanya menendang sepeda motor korban sehingga korban terjatuh bersama sepeda motornya dan mental ke parit.

“Pada saat itulah, kedua tersangka langsung merebut sepeda motor dan ponsel korban,” katanya.

Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah plat nomor BE 3492 ST milik korban.

“Saat ini, kasusnya masih dalam pengembangan untuk mengungkap dugaan adanya TKP lainnya,” katanya.

Loading...