Beranda Hukum Lima Akun Medsos Diduga Sebarkan Foto “Wefie Ria” Para Polisi dengan Lima...

Lima Akun Medsos Diduga Sebarkan Foto “Wefie Ria” Para Polisi dengan Lima Mayat Tersangka Begal

212
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Murbani Joko Pitono

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Polresta Bandarlampung menemukan lima akun media sosial yang diduga menyebarluaskan foto para anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung yang sedang ‘berwefie ria’ dengan lima mayat tersangka begal yang baru saja ditembak.

Foto yang dinilai publik sebagai ‘sadis’ itu memicu protes dan membuat Tim Mabes Polri turun ke Lampung untuk memeriksa anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung karena diduga melanggar kode etik.

“Hasil penyelidikan sementara saat ini, kami temukan ada lima akun media sosial yang diduga telah menyebarkan foto tersebut. Dari lima akun media sosial Facebook tersebut, ada yang sudah dihapus dan memblokir fotonya. Kemungkinan mereka (netizen) yang diduga menyebarkan foto itu, telah menyadari bahwa hal tersebut salah,”kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono kepada teraslampung.com saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (4/4/2017) malam.

BACA: Heboh Polisi “Berfoto Ria” dengan Lima Mayat Tersangka Begal, Tim Paminal Mabes Polri ke Lampung

Saat disinggung apakah penyebaran foto tersebut akan dikenakan pidana, Murbani menuturkan pihaknya masih menyelidikinya dan akan melihat hasil perkembangan dari penyelidikannya.

“Kami akan melihat dulu bagaimana hasil perekembangan penyelidikan seperti apa, apa memang memenuhi unsur pidana atau tidak,”ungkapnya.

Mantan Kapolres Banyumas ini mengutarakan, terkait dengan hasil pemeriksaan angotanya oleh tim Paminal Mabes Polri sudah selesai dilakukan hari ini (Selasa, 4 April 2017). Ada sekitar sepuluh anggota polisi yang diperiksa. Pemeriksaan itu terkait konten foto yang tersebar di media sosial hingga menjadi viral.

“Hasil pemeriksaan dan mengenai sanksinya, bukanlah wewenang kami tetapi Mabes Polri. Selanjutnya, nanti Mabes Polri akan menyerahkan ke Polda Lampung,”terangnya.

Menurutnya, bisa saja hanya etika, karena foto tersebut bukanlah disebar anggota. Sebenarnya, foto tersebut dokumentasi internal kepolisian. Tapi ada yang menyebarkan, hingga jadi viral di media sosial.

Diketahui, viralnya foto anggota polisi berpose diantara jejeran lima mayat pelaku begal asal Jabung, Lampung Timur yang berhasil dibekuk oleh tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung. Foto yang telah diunggah di akun facebook tersebut, mendapatkan tanggapan dari puluhan netizen.

BACA: Lima Tersangka  Begal Tewas dalam Baku Tembak di Jembatan Layang Srengsem

Tanggapan para netizen tersebut, ada yang mendukung langkah kepolisian melakukan tindakan tegas dalam memberantas para pelaku begal. Ada juga, netizen yang menanggapi foto tersebut sangatlah tidak manusiawi. Meski itu adalah pelaku kejahatan, tidaklah selayaknya seperti hewan buruan.

Setelah sehari foto tersebut ramai diperbincangkan di media sosial facebook, saat ini foto yang sudah diunggaj dan beredar tersebut sudah tidak lagi ditemukan di laman akun media sosial para netizen.

Selanjutnya, tim Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri yang berjumlah tujuh orang turun ke Lampung, Senin (3/4/2017) siang. Kedatangan tim yang dipimpin Kepala Biro Paminal Mabes Polri, Brigjen Pol Baharudin Djafar, untuk melakukan pemeriksaan terhadap Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno membenarkan, adanya pemeriksaan terhadap Tekab 308 Polresta Bandarlampung yang dilakukan oleh Tim Paminal Mabes Polri.

“Ya benar tim Paminal Mabes Polri datang, memeriksa anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung,”ujarnya saat di Mapolresta Bandarlampung, Senin (3/4/2017).

BACA: Foto Bersama Lima Mayat Tersangka Begal, Mabes Polri Periksa Tekab 308 Polresta Bandarlampung

Sudjarno mengutarakan, tim Paminal Mabes Polri turun ke Lampung, berkaitan dengan beredarnya foto anggota Tekab 308 bersama lima tersangka begal asal Lampung Timur yang ditembak mati yang menjadi viral di media sosial beberapa hari terkahir ini. Tim menganggap, bahwa konten foto tersebut terdapat adanya pelanggaran kode etik.

“Pose mereka (anggota Tekab 308) di dalam foto itu tidaklah etis, sehingga tim dari Mabes turun memeriksa semua anggota Tekab 308 yang ada di dalam foto tersebut untuk diklarifikasi,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung, terjadi baku tembak dengan para pelaku begal sadistis asal Jabung, Lampung Timur saat dilakukan penangkapan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Srengsem, Panjang, Sabtu (1/4/2017) pagi lalu. Dari penangkapan tersebut, lima tersangka begal tewas ditembus timah panas polisi.

Mereka adalah warga Desa Negara Batin, Jabung, Lampung Timur yakni SFR (20 tahun), JI alias Y (20 tahun), dan HE (17 tahun) dan warga Desa Negara Saka, Jabung, Lampung Timur,  yaitu RK (17 tahun) dan IS (17 tahun).

Dari penangkapan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sepucuk  senjata api rakitan jenis revolver, empat butir peluru aktif, satu butir selongsong, dua buah gagang kunci letter T, enam buah anak kunci T, tiga bilah celurit, dua unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dan Honda Kharisma.

Para pelaku begal tersebut, residivis dan buronan (DPO) yang sudah melakukan aksi pembegalan lebih dari 30 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota Bandarlampung.

Loading...