Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Lima Pasangan Mesum Terjaring Operasi Polsek Tanjungkarang Barat

Lima Pasangan Mesum Terjaring Operasi Polsek Tanjungkarang Barat

1570
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Operasi tempat kos di Bandarlampung, 2 Mei 2015 lalu. (Ilustrasi)

BANDARLAMPUNG-Sedikitnya 10 orang yang diduga mesum tertangkap basah oleh petugas Polsekta Tanjungkarang Barat saat menggelar razia di tempat kos dan kontrakan di enam lokasi, Tiga lokasi di wilayah Kelurahan Durian Payung, tiga lokasi lainnya di wilayah Kemiling, Bandarlampung, pada Sabtu (6/6) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Razia yang dilakukan di tempat kosan tersebut, Petugas mendapati Lima pasangan muda-mudi yang sedang asik berada didalam kamar. Mereka yang terjaring razia adalah, mahasiswa, pelajar dan pekerja ditempat hiburan malam. Selanjutnya lima pasangan muda-mudi tersebut, digelandang ke Mapolsekta Tanjungkarang Barat guna diberikan peringatan dan pembinaan.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat Kompol Heru Adrian mengatakan, razia gabungan yang dilakukannya merupakan langkah kepolisian dan pemerintah Kota Bandarlampung dalam memberantas praktik prostitusi terselubung. Praktik prostitusi tersebut, disinyalir marak terjadi di tempat kosan atau kontrakan.

“Razia di tempat kos-kosan ini dilakukan, yakni untuk meminimalisir adanya tindak kejahatan dan peredaran narkoba yang terjadi di wilayah hukum Polsekta Tanjungkarang Barat. Dalam razia, diamankan lima pasangan muda-mudi yang bukan pasangan suami istri sedang berada didalam kamar. Dari lima pasangan yang diamankan, identitas mereka merupakan mahasiswa pelajar dan pekerja ditempat hiburan malam,”kata Heru, Minggu (7/8).

Dijelaskannya, target lokasi razia sengaja dikhususkan di tempat kos-kosan dan rumah kontrakan yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung, yakni di wilayah  sekitar Kelurahan Durian Payung dan Kelurahan Langkapura, Bandarlampung. Razia ini dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat, bahwa rumah kosan dan kontrakan diduga menjadi tempat prostitusi dan peredaran narkoba dan tindak kriminalitas lainnya.

“Hal ini kami lakukan untuk mencegah maraknya prostitusi, kejahatan dan peredaran narkoba di tempat tersebut. Apalagi sebentar lagi ini sudah akan memasuki bulan suci Ramadhan, maka perlu digelarnya razia ini,”jelasnya.

Dari lima pasangan diamankan petugas, sambung Heru Adrian, mereka selanjutnya di bawa ke Kantor untuk didata selanjutnya diberikan peringatan dan pembinaan. Setelah diberikan peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya, mereka kami perbolehkan pulang setelah orang tua dari mereka masing-masing datang ke mapolsekta dan menjemputnya.

“Ya itu sebagai sanksi untuk mereka, sebagai orang tua harus mengetahui pekerjaan anaknya di luar itu seperti apa. Diharapkan, agar orang tua dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak agar lebih di perketat lagi,”kata dia.

Ditambahkannya, Razia yang dilakukan oleh pihaknya mudah-mudahan menjadi syok terapi bagi mereka yang tertangkap dan menjadi pelajaran bagi masyarakat umum lainnya agar tidak melakukan perbuatan prostitusi terselubung.

“Razia ditempat Kosan dan rumah kontrakan, akan terus kami lakukan yakni untuk mencegah maraknya prostitusi terselubung, tindak kejahatan dan peredaran narkoba diwilayah hukum Polsekta Tanjungkarang Barat,”tegasnya.

Loading...