Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Lima Rumah Nelayan di Bandarlampung Diterjang Gelombang Pasang, ACT Serahkan Bantuan

Lima Rumah Nelayan di Bandarlampung Diterjang Gelombang Pasang, ACT Serahkan Bantuan

263
BERBAGI
ACT Lampung menyerahkan bantuan makanan untuk warga yang terpaksa tinggal di tenda karena rumahnya diterjang gelombang pasang, Rabu malam (27/5/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Sedikitnya lima rumah nelayan yang berlokasi di RT 12 Lingkungan 1 Kampung Rawa Laut Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Bandarlampung diterjang gelombang pasang, Rabu (27/5/2020). Tiga keluarga harus mengungsi kelokasi yang lebih aman karena kerusakan bagian lantai bambu dan tiang penyangga cukup parah.

Ketua RT 12 Kampung Rawa Laut, Kelurahan Panjang, Nurmei Sandi, mengatakan gelombang pasang sudah berlangsung sejak dua hari lalu.

“Gelombang pasang merusak beberapa rumah yang lokasinya tepat di pinggir pantai. Akibatnya ada tiga  keluarga yang harus mendirikan tenda darurat dilahan kosong sembari memantau perkembangan ombak,” kata Sandi, Rabu  (27/5/2020).

Sandi mengaku, gelombang tinggi kali ini lumayan dahsyat dan baru terjadi sejak tiga tahun terakhir.

“Iya tahun ini ada ombak lumayan besar lagi, terakhir ada ombak kayak gini kalau nggak salah tahun 2016, iya ada warga yang tidur ditenda darurat, saya sudah ajak nginep dirumah tapi jawabanya sambil memantau rumahnya,” jelasnya.

Untuk meringankan beban keluarga yang terdampak gelombanf pasang, tim Emergency Respons (ER) Aksi Cepat Tanggap Lampung membagikan bantuan makanan.

Bantuan berupa makanan siap santap, roti dan air mineral dari Sedop Nasi Kuning dan Rektor IBI Darmajaya Firmansyah Y. Alfian.

Menurut Kepala Cabang ACT Lampung, Dian Eka Darma Wahyuni, berdasarkan hasil assesment terdapat 4 kampung yang terdampak yakni Kampung Rawa Laut, Karang Maritim, Kampung Baru 1 dan Kampung Teluk Jaya Kecamatan Panjang.

Untuk kerusakan bangunan Kampung Rawa Laut rusak berat 3 rumah dan rusak ringan 2 rumah. Karang Maritim rusak berat 1 rumah dan Kampung Teluk Jaya rusak ringan 7 rumah sedangkan Kampung Baru rusak berat 5 rumah.

Untuk korban meninggal maupun luka nihil. Namun warga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan siap santap, bahan pokok maupun bahan material. Mengingat aktivitas mencari nafkah masih terganggu akibat gelombang besar.

“Kami berharap masyarakat Lampung turut membantu warga terdampak yang mengalami musibah ditengah era new normal Pandemi Corona ini,” harapnya

Loading...