Longsor Banjarnegara: Gubernur Jateng Wacanakan Transmigrasi Lokal

  • Bagikan
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tiga dari kiri) dalam sebauah acara FGD. (dok suaramerdeka.com)

SEMARANG, Teraslampung.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  mewacanakan  transmigrasi lokal bagi warga yang masih selamat dalam musibah tanah longsor di Banjarnegara. Menurut Ganjar, transmigrasi lokal bisa menjadi solusi bagi korban longsor Banjarnegara. Mereka akan dipindahkan di lokasi yang lebih aman.

Ganjar mengaku, lokasi tujuan transmigrasi lokal masih belum bisa menentukan. Namun, kemungkinan besar masih di wilayah Kabupaten Banjarnegara, karena hal terkait  dengan permasalahan sosial ekonomi masyarakat setempat. Untuk itu, Pemprov berencana bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi guna memperoleh peta wilayah yang aman dari bencana.

“Saya sudah bicara dengan Rektor UGM. Mungkin nanti bisa dibantu UPN atau Undip yang memiliki Jurusan Geologi. Kalau bisa petakan daerah maka perlu mereview tata ruang. Itu tujuan jangka panjangnya. Tujuan jangka pendek adalah menyadarkan masyarakat. Masyarakat mau tetap tinggal di situ dengan resiko bencana setiap hari atau pindah. Untuk lokasi akan dicarikan,” kata Ganjar, Senin (15/12).

Ganjar mengaku, saat ini belum ditemukan alat untuk mendeteksi kapan dan di mana terjadi longsor. “Namun wilayah yang rawan longsor bisa diketahui. UGM sudah melakukan uji coba di sejumlah wilayah yang rawan seperti Karanganyar, Purwarejo, Wonosobo, dan Banyumas,” kata dia.

Di sisi lain Ganjar juga berharap peran desa dalam merencanakan tata ruang. Melalui Undang-Undang Desa, perangkat desa bisa mengarahkan warganya membangun di wilayah yang aman.

Terkait longsor di Banjarnegara ini, Ganjar mengaku sudah mengingatkan sebelum musim hujan tiba. “Disuruh pindah tidak mau. Mau bagaimana lagi. Itu berkaitan dengan problem sosial ekonomi,” kata  politiks dari  PDIP ini.

Sumber: suaramerdeka.com

  • Bagikan