Beranda Ruwa Jurai Lampung Barat Longsor, Ruas Liwa-Ranau Nyaris Putus

Longsor, Ruas Liwa-Ranau Nyaris Putus

267
BERBAGI

Ruhyadin/Teraslampung.com

LIWA – Longsor kembali menerjang jalan trans Sumatera di wilayah Lampung Barat, Rabu  malam (21/5). Kali ini longsor terjadi di ruas jalan yang menghubungkan Liwa—Ranau.di wilayah Desa Bandarbaru, Kecamatan Sukau, Lampung Barat.

 Jalan utama yang menghubungkan wilayah Lampung Barat dengan Provinsi Sumatera Selatan itu menyebabkan arus lalu lintas nyaris terputus. Pemakai jalan masih bisa melewati sisi jalan yang tidak amblas, tetapi hal itu sangat membahayakan. Apalagi jika yang melintas truk ukuran besar.

Longsor sepanjang 20 meter dengan kedalaman 70 meter itu diduga terjadi karena tebing di sisi jalan tidak kuat manahan limpasan air.

Ali (36), warga Bandarbaru, Ranau, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Menurut Ali, jalan di sekitar ruas jalan itu memang agak bergelombang. Ali menduga limpasan air yang deras akibat hujan menyebabkan tebing tidak mampu menahannya sehingga ambrol.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Lampung Barat Hendriyanto mengaku sudah melaporkan peristiwa longsornya jalan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Provinsi Lampung.

“Karena jalan itu statusnya jalan provinsi, maka nanti yang akan menangangi Bina Marga Provinsi. Tapi kami tetap akan berupaya membantu dengan mengerahkan alat berat,” kata dia.

Sebelumnya, longsor juga terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) penghubung Kabupaten Lampung Barat menuju Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Pesisir Barat yang berada di sekitar  Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), November tahun lalu. Saat itu sebuah t mobil pribadi warna merah bernomor polisi BE 2873 MA dan satu unit sepeda motor yang memaksa melintas terjebak dan ikut terbawa longsor.

Loading...