Beranda Hukum Kriminal Luka Lebam, Gadis 12 Tahun dan Tanpa Identitas Mengaku Dianiaya dan Diperkosa

Luka Lebam, Gadis 12 Tahun dan Tanpa Identitas Mengaku Dianiaya dan Diperkosa

42
BERBAGI
Gadis tanpa identitas dengan luka di hampir sekujur tubuhnya dirawat di RSU Abdoel Moeloek Bandarlampung. Ia diduga menjadi korban penganiayaan dan perkosaan.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Seorang gadis dibawah umur tanpa identitas yang usianya diperkirakan 12 tahun ditemukan di pinggiran trotoar di depan pusat grosir pakaian Mangga Dua, Kelurahan Sukaraja, Telukbetung Selatan, pada Selasa (2/8/2016) siang. Kepada orang yang menemukannya, ia mengaku dianiaya seorang pria dan diperkosa.

Pada saat ditemukan, kondisi gadis yang masih dibawah umur ini sangat memprihatinkan. Bibirnya lebam dan jontor karena dipukul. Luka lebam juga terdapat di bagian  wajah, sebagiab tubuhnya, dan alat vitalny.Selain itu juga, rambutnya tampak bekas di potong dengan secara paksa.

“Kami menduga, gadis malang ini menjadi korban kekerasan dan pemerkosaan,”kata salah seorang petugas RSUAM, Rabu (3/8/2016).

Menurutnya, gadis malang ini sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja. Ia lalu diantar ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUAM) menggunakan kendaraan ambulans didampingi  perawat.

Sementara dokter RSUAM, dr Dewi Aron, mengaku pihak Rumah Sakit menerima pasien wanita tersebut, sudah dalam keadaan penuh luka di tubuhnya, muka dan bibir dan sekarang masih dalam perawatan. Namun, katanya, pasien wanita tersebut belum dapat diminta keterangannya.

“Kami belum dapat keterangan diri wanita malang ini, kondisinya masih belum bisa makan dan minum karena bagian bibirnya masih luka,”kata Dewi.

Dewi mengutarakan, gadis yang belum diketahui identitasnya ini, dugaannya mengalami kekerasan dan pemerkosaan. Karena dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan sperma dibagian alat kelamin korban.

“Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti, karena masih dalam perawatan dan korban juga belum dapat dimintai keterangan,”ujarnya.

Menurut dr.Dewi, kalau melihat dari fisiknya, diperkirakan usianya masih sekitar 12 tahun, selama dalam perawatan di Ruang Mawar RSUAM, wanita ini juga sering keluar ruangan tampak seperti orang kebingungan.

“Sepertinya, pasien wanita malang ini juga merasa takut untuk bertemu dengan orang yang tidak dikenalnya,”katanya.