Lulusan SMP Jadi Mantri Kesehatan, Satu Orang Meninggal

  • Bagikan
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM — R (50) pria lulusan SMP warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten, ditahan polisi, Kamis (4/1/2018), karena diduga praktik mantri kesehatan tanpa hak sehingga mengakibatkan 23 orang keracunan dan seorang meninggal dunia. Pria lulusan SMP itu sudah lima tahun praktik sebagai mantri kesehatan.

Petugas Satuan Reskrim Polres Pandeglang meringkus R di Jiput, Pandeglang Banten. Dari tangan R, polisi mengamankan 14 jenis obat-obatan dan alat praktik kedokteran.

Kapolres Pandeglang Banten, AKBP Indra Lutrianto Amstono, Kamis, 4 Januari 2018 di Mapolres Pandeglang mengatakan, penangkapan R berawal dari adanya laporan masyarakat, salah satunya mengalami keracunan diduga setelah berobat kepada R.

Petugas Satreskrim Polres Pandeglang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Oka Nurmulia Hayatman langsung melakukan olah TKP serta mencari saksi, dan ditemukan selain satu orang yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Berkah Pandeglang, ada 23 warga yang keracuan, pusing dan mual setelah berobat kepada R.

Polisi lalu mencari R dan menangkapnya di Jiput, Pandeglang pada Selasa, 2 Januari 2018. Dari tangan R polisi temukan 14 jenis obat yang seharusnya diberikan kepada pasien dengan resep dokter.

Polisi menetapkan R sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, seusai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran, serta Undang–undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

R mengaku hanya mengenyam pendidikan SMP dan tidak pernah sekolah ilmu kedokteran, tapi ia hanya menjadi asisten dokter. Sudah lima tahun R menerima panggilan untuk mengobati pasien. Sedangkan obat-obatan yang digunakan R untuk mengobati pasienya didapat dari apotek tanpa resep dokter.

Selain 23 orang yang keracunan, satu orang meninggal setelah berobat kepada R. Namun Polres Pandeglang menunggu hasil pemeriksaan toksologi terhadap hati, jantung dan otak korban untuk mengetahui kepastian penyebab kematian korban.

sumber; tempo.co

  • Bagikan