Lurah Tanjungkarang Dilaporkan ke Inspektorat Bandarlampung, Ini Alasannya

  • Bagikan
Kader PKK dan BKB Kelurahan Tanjungkarang, Fitriani
Kader PKK dan BKB Kelurahan Tanjungkarang, Fitriani

TERASLAMPUNG.COM — Fitriaini (49), kader PKK dan Bina Keluarga Balita (BKB) Kelurahan Tanjungkarang melaporkan Lurah Tanjungkarang, Juaini, ke Inspektorat Kota Bandarlampung dengan dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pemecatan yang sepihak.

“Saya dimintai keterangan sama Inspektorat di bagian Irbansus kira-kira hampir 2 jam. Saya ditanyakan kapan dipecat secara sepihak sebagai kader oleh lurah juga perkataan yang tidak senonoh itu,” kata Fitriaini di rumahnya RT 08 Lingkungan II Kelurahan Tanjungkarang, Kecamatan Enggal, Kamis 29 April 2021.

Usai didengar dan diminta membuat surat pernyataan kata Fitriaini Inspektorat Kota Bandarlampung akan meneruskan laporannya ke walikota. “Secepatnya kata mereka akan disampaikan ke Bunda.”

Di tempat terpisah Lurah Tanjungkarang Juaini menjelaskan antara dirinya tidak ada ribut-ribut dengan Fitriani. Ia mengaku hanya meminta Fitriani keluar dari kantornya karena Fitriani dinilai membuat keonaran.

“Tidak ada ribut-ribut. Saya cuma minta dia keluar dari kantor kelurahan karena dia teriak-teriak,” jelasnya.

Ketika ditanyakan soal pemecatan yang sepihak oleh lurah kepada Fitriani kader PKK dan BKB,Juaini menjelaskan karena dobel jabatan.

“Selain itu perlu penyegaran dia kan sudah terlalu lama juga masak sudah kader ini juga kader itu ya gantian dong sama yang lain,” ungkap Juaini.

Sementara itu Camat Enggal Kota Bandarlampung Samsu Rijal menilai sebagai lurah hendaknya mengayomi masyarakat dan jangan sampai bicara kasar.

“Saya sudah mendengar kejadian itu, saya berharap lurah harus mengayomi masyarakat jangan kasar-kasar. Kalau ketemu warga yang berani bisa jadi bumerang,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan