Beranda Hukum Mahasiswi UIN Raden Intan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Granat Siap Lakukan...

Mahasiswi UIN Raden Intan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Granat Siap Lakukan Pendampingan

261
BERBAGI
Ketua Granat Lampung, Tony Eka Chandra (tengah), dalam konferensi pers terkait pelecehan seksual yang dialami mahaiswa UIN Raden Intan Lampung, Rabu, 23 Januari 2019.

Teraslampung.com — Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Lampung siap mendampingi mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen.

“Kasus ini mencoreng citra perguruan tinggi. Sebab itu, hukum harus ditegakkan. Kami menghargai azas praduga tidak bersalah. Tetapi proses penegakan hukum harus dilakukan. Kami siap mendampingi korban dan mengawal kasus ini,” kata Ketua Umum Granat Provinsi Lampung,Tony Eka Chandra, saat menggelar konferensi pers  di Begadang Resto, Rabu (23/1/2019).

Tony menjelaskan pendampingan dari Granat dilakukan dari biro hukum dan konseling psikologi.

“Granat tidak kenal takut dan menyerah untuk membantu generasi muda (korban pelecehan), karena ini kami lakukan demi menyelamatkan anak bangsa/ generasi muda,” jelasnya.

Proses pendampingan terhadap korban, kata Tony, akan dilakukan baiik secara hukum maupun dalam proses penanganan trauma akibat peristiwa pelecehan seksual tersebut.

“Granat mengimbau kepada mahasiswi yang merasa menjadi korban akibat dilecehkan oleh oknum dosen UIN, hendaknya dapat menghubungi biro hukum dan biro konseling Psikologi Granat untuk didampingi secara kelembagaan,” katanya.

Loading...