Beranda News Pilbup Maju Pilbub Lampura, Budi Utomo dan Yusrizal Harus Mundur dari Jabatannya

Maju Pilbub Lampura, Budi Utomo dan Yusrizal Harus Mundur dari Jabatannya

727
BERBAGI
Komisioner KPU Lampura, Aprizal Ria
Komisioner KPU Lampura, Aprizal Ria

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Komisioner Komisi Pemilihan Umum Lampung Utara (KPU Lampura) Aprizal Ria menyatakan setiap bakal calon bupati/wakil bupati yang akan maju dalam Pemilihan Bupati mendatang wajib mundur dari pekerjaannya sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah pada 12 Februari mendatang.

“Sesuai dengan PKPU Nomor 03/2017, PNS, anggota dewan, ‎pegawai instansi vertikal, pegawai BUMN/BUMD harus mengundurkan diri jika maju dalam Pilkada,” kata anggota KPU Lampura, Aprizal Ria kepada wartawan, Kamis (4/1/2018), saat dimintai pendapatnya terkait rencana ‎Budi Utomo (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset) dan M. Yusrizal (Wakil Ketua DPRD Lampura) maju pada Pilup Lampura 2018, Kamis (4/1/2018).

Aprizal menegaskan, pengunduran diri ini harus sudah dilakukan oleh setiap balonbup/balon wabup sebelum penetapan pasangan ‎calon kepala daerah dilakukan. Namun, khusus untuk pendaftaran di KPU, para balonbup/balon wabup cukup melampirkan surat pernyataan pengunduran diri jika memang proses administrasi pengunduran diri mereka masih belum rampung.

“Mereka cukup melampirkan surat pernyataan bahwa pemberhentiannya sedang dalam proses. Tapi, saat penetapan Calonkada pada 12 Februari 2018, mereka harus mundur semua,” tandas dia.

Budi Utomo sendiri ramai dikabarkan akan maju sebagai bakal calon wakil bupati berpasangan dengan petahana Agung Ilmu Mangkunegara dalam Pilbup Lampura yang akan digelar pada tanggal 27 Juni mendatang. Sementara, M. Yusrizal ‎santer dikabarkan akan maju untuk mendampingi mantan Bupati Zainal Abidin.
Area lampiran