Beranda Teras Berita Malam Ini Puncak Arus Mudik di Jalur Merak-Bakauheni

Malam Ini Puncak Arus Mudik di Jalur Merak-Bakauheni

330
BERBAGI
Zaenal Asikin/Teraslampung.com
Pemudik terus mengalir dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan, Jumat, 25 Juli 2014. (Teraslampung.com/Zaema;) 
BANDAR
LAMPUNG
–Arus mudik Idul Fitri 2014 diperkirakan akan mencapai puncaknya pada
malam ini (Jumat, 25/7). Karena pemudik berangkat pada waktu bersamaan pada
malam ini, kemacetan di Pelabuhan Merak pun tak terhindarkan.
Untuk
mengantisipasi dari lonjakan penumpang pada arus puncak mudik Idul Fitri 2014, PT
Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberengan (ASDP) mengoperasionalkan beberapa
kapal besar berdaya angkut 1.000—1.500 penumpang di jalur penyeberangan
Bakauheni—Merak. Dengan didukung enam dermaga, diharapkan pada masa mudik Idul
Fitri kali ini tidak akan terjadi penumpukan penumpang.
 “Kapal kapasitas kapal besar ini disiapkan
untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, dan kapasitasnya dapat mengangkut
ribuan penumpang kapal. Untuk dermaga siap dioperasikan ada 6, salah
satunya dermaga baru yakni plengsengan yang sudah siap
untuk beroperasi. Ke depan, akan dibangun satu dermaga lagi,” kata Manajer
Umum PT ASDP Bakauheni, LA Mane, Jumat (25/7).
LA
Mane menjelaskan, pada ‘musim’ mudik Lebaran Pelabuhan Bakauheni selalu menerima
tumpahan penumpang dari Merak. Agar tidak terjadi penumpukan di Pelabuhan
Bakauheni, kata Mane, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polda
Kapolda untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar pemudik tidak semua
berangkat dari rumah siang  hari dan
malamnya menginap di Pelabuhan Bakauheni.
“Pihak
kepolisian juga membantu mengawal pemudik pada malam hari. Jadi jangan takut
kemalaman di perjalanan, lalu menginap di pelabuhan,” kata Mane.
Kapal roll on-roll off (roro) berkapasitas 1.500 penumpang siap mengangkut pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera. (Teraslampung.com/Zaenal)
Mane
mengatakan, dengan mengerahkan 27 kapal fery, jika masing-masing dalam sehari
beroperasi hingga delapan trip berarti tiap harinya ada seratus pemberangkatan
kapal.
“Kami
menerapkan pola baru  untuk mendukung di Merak. Saat masa puncak arus mudik,
kapal-kapal dipusatkan di Pelabuhan Bakuheni karena beban puncaknya ada di
Merak. Sebaliknya, pada saat puncak arus balik, kapal-kapal akan pusatkan di Merak
karena beban puncaknya ada di Bakauheni.
LA
Mane menjelaskan, yang harus diantisipasi lonjakan penumpang adalah pada malam
hari ini (25/7).Sebab, kebanyakan perusahaan hari ini sudah membagikan
tunjangan hari raya (THR) sehingga para pekerja di Pulau Jawa malam ini
berangkat mudik.
“Ternyata
prediksi kami sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, pada H-4
dan H-3 pemudik bisa dua kali lipat dibanding musim mudik Idul Fitri tahun
lalu. Kami prediksi lonjakan pemudik akan naik tajam sesudah sholat Isya,”ujarnya.

Loading...