Beranda Seni Teater Malam Ini, Teater Terjal FIB UGM Pentaskan “Bondho Buntang” di Aula FKIP...

Malam Ini, Teater Terjal FIB UGM Pentaskan “Bondho Buntang” di Aula FKIP Unila

110
BERBAGI
Ketoprak Lesung
Ketoprak Lesung "Bondho Buntung" Teater Terjal FIB UGM (ilustrasi)

TERASLAMPUNG.COM — Teater Terjal dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) akan mementaskan elawat ketoprak lesung dengan lakon  ”Bondho Buntang”,di Aula K FKIP Universitas Lampung, Sabtu malam (13/1/2018) pukul 19.00 WIB.

Untuk memperlancar lawatannya di Lampung, Teater Terjal menggandeng Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (UKMF KSS FKIP Unila).

Ketua Teater Terjal, M. Lutfi D. K.,mengatakan Bondho Buntang adalah refleksi kenyataan sosial kita (Indonesia), di mana mayoritas politikus kerap bertindak semena-mena demi kepentingan kelompok atau dirinya sendiri. Sementara kepentingan rakyat dibiarkan. Rakyat-rakyat diinjak-injak oleh penguasa dholim. Bondho Buntang juga mengusung kebhinekaan, terlihat dari kosa kata bahasa yang dipakai dalam pementasan, yakni Bahasa Bali, Palembang, Jawa dan Sunda.

“Melalui Bondho Buntang, Teater Terjal mencoba mendekonstruksi pertemuan Dampo Awang dengan Sunan Kalijaga. Dekonstruksi ini sendiri melawan teori waktu dengan menggabungkan kearifan-kearifan di abad 14-16 dan korelasinya dengan kebebasan ekspresi tekstual dalam mengolah estetika pemanggungannya,”katanya.

Bondho Buntang yang menjadi puncak piramida dari tema pementasan ini menyajikan makna semantis retoris. Kata bondho berasal dari Bahasa Jawa yang bermakna ‘modal, dana, bekal’. Sementara itu, kata buntang berasal dari Bahasa Palembang, yang telah terformulasikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bermakna ‘mayat’.

“Melalui dua dasar makna ini, pementasan ini mendokunstruksi makna kematian, menunjukkan di dalamnya ada rantai makna yang tidak memiliki ujung, dan adalah hak penonton untuk terus merangkai maknanya,” kata Lutfi.

Menurut Lutfi, lakon ini digelar di sejumlah tempat pada kurun 30 Desember 2017 – 15 Januari 2018. Yaitu du Yogyakarta, Kudus, dan Lampung.

Pada pementasan kali ini, didukung belasan pemain, Teater Terjal mengedepankan unsur musikal yang menggerakkan raga melalui olah jiwa.

Teater Terjal merupakan Badan Otonom yang ada di Fakultas Ilmu Budaya UGM Yogyakarta. Merupakan wadah menyalurkan bakat seni peran mahasiswa FIB UGM dan menumbuhkan semangat berteater.

Selain di Lampung, pementasan ini juga sudah dilaksanakan di Yogyakarta dan Kabupaten Kudus. Setelah pementasan, selain diskusi juga diadakan Workshop Olah Tubuh, sebagai satu bentuk sharing dari proses yang telah dijalani aktor-aktor Teater Terjal dalam mempersiapkan pementasan.