Beranda News Pusiban Manager PLN : Provinsi Lampung Kekurangan Daya Karena PLTU Sebalang Belum Maksimal

Manager PLN : Provinsi Lampung Kekurangan Daya Karena PLTU Sebalang Belum Maksimal

542
BERBAGI

PLN Wilayah Lampung  dan Pemprov mengadakan pertemuan  membahas masalah kelistrikan di Lampung, Senin (27/7) di  Ruang Asisten  Bidang Ekbang

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com—Manager Distribusi  PLN Wilayah Lampung Alam Awaludin  mengatakan  saat ini kendala utama bagi PLN adalah kekurangan daya  kecukupan listrik bagi masyarakat. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya belum maksimalnya operasional Unit 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sebalang.

Hal ini  terungkap dalam pertemuan antara PLN dengan Pemerintah  Provinsi Lampung
bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengadakan pertemuan membahas masalah kelistrikan di Provinsi Lampung , Senin (27/7). Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini dipimpin  oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan;  Adeham serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pertambangan Piterdono dan Pihak PLN yang diwakili oleh Alam Awaludin selaku Manager Distribusi PLN Wilayah Lampung dan rombongan

Menurut Awal Awaludin kondisi kekurangan daya dikarenakan bahwa belum adanya serah terima hasil pengerjaan proyek PLTU dari pelaksana proyek kepada pihak PLN, serah terima aset ini belum dapat dilakukan karena mengingat mesin pembangkit pada unit 1 PLTU Sebalang masih menjadi tanggungan atau garansi dari pelaksana proyek.

Ditambahkan oleh Alam Awaludin, bahwa saat ini juga PLN masih terkendala akan pembangunan jaringan interkoneksi yang nantinya akan dibangun dalam peruntukannya sebagai penghubung distribusi daya dari Sumatera Selatan ke Provinsi Lampung yang direncanakan berjumlah 320 MW. Hal ini dikarenakan terkendala pada masalah perijinan dimana di beberapa titik pembangunan jaringan masuk ke dalam wilayah perkebunan yang dimiliki oleh beberapa perusahaan.  PLN Wilayah Lampung juga sejauh ini sudah dilakukan beberapa kali pertemuan namun belum menemukan titik temu akan kelanjutan perijinan yang akan digunakan sebagai tahapan awal proses pembangunan jaringan interkoneksi ini.

Sementara itu,  Asisten Bidang Ekbang  Adeham mengatakan, tujuan dari pertemuan ini adalah menginventarisir permasalahan kelistrikan yang terjadi di Provinsi Lampung, seperti diketahui di Provinsi Lampung masih kerap kali terjadi pemadaman secara bergilir dibeberapa wilayah. Ditambahkan oleh Adeham, bahwa hasil pertemuan ini akan dijadikan sebagai bahan laporan Pemerintah Provinsi Lampung ke pemerintah pusat guna mendorong percepatan kebutuhan tenaga kelistrikan di Provinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung meminta kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan kendala-kendala yang yang menjadi permasalahan defisit l

istrik di Provinsi Lampung dengan menginventarisir secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi Lampung. Hasil inventarisir tersebut akan menjadi bahan laporan Pemerintah Provinsi Lampung kepada Pemerintah Pusat guna membantu pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna mengatasi permasalahan kelistrikan di Provinsi Lampung,” katanya. Mas Alina Arifin

Loading...