Mantan Anggota DPRD Lampung Claudius D Maran Wafat

  • Bagikan
Claudius Dalu Maran. Foto: Istimewa
Claudius Dalu Maran. Foto: Istimewa

TERASLAMPUNG.COM — Mantan anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDIP, Claudius Dalu Maran, meninggal dunia karena sakit, Minggu siang (2/12/2022). Setelah dibawa dari rumah sakit, jenazah Claudius disemayamkan di rumah duka di Jl. Tirtaria, Gang Melati IV, Way Kandis, Tanjung Senang, Bandarlampung.

Putra tunggal Claudius,Giovani Evangelista Maran, mengatakan ayahnya sudah lama terkena stroke. Pada Minggu pagi kesehatannya memburuk lalu dibawa ke RS Airann, Lampung Selatan. Siangnya Claudius dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek.Pada pukul 13.00 WIB Claudius wafat.

Menurut Giovani, rencananya jenazah ayahnya akan dimakamkan pada Senin,3 Januari 2021. Sebelum dimakamkan jenazah disemayam di gereja di dekat rumahnya.

Politikus kelahiran Eputabi, Flores Timur, NTT, 18 Februari 1954, ini dikenal sebagai sosok bersahaaja dan merintis karier dari bawah. Ketika menjadi anggota DPRD Lampung pada 1999-2004, Claudius dikenal dekat dengan banyak kalangan.

Beberapa kolega Claudius mengaku suami Anna Maria Imbawa ini dikenal mudah bergaul dan tidak memilih-milih kawan. Ia juga gigih dalam mendukung gerakan antikorupsi dan terus belajar komunikasi meskipun usianya kala itu sudah tidak muda lagi.

“Bang Claudius salah satu tokoh PDIP Lampunvg yang dekat dengan pers. Pernyataanya selalu layak kutip,” kata Ali Imron, mantan wartawan Harian Lampung Post dan Trans Sumatera yang kini menjadi anggota DPRD Lampung.

Isbedy Stiawan ZS, sastrawan Lampung, mengungkapkan Claudius juga sosok yang ringan tangan dan rajin bersilaturahmi.

Menurut Isbedy, ketika AJI Bandarlampung baru berdiri pada 2021 dan berkantor di Gang Alpukat Kelurahan Gotongroyong, Claudius sering datang ke kantor AJI untuk berdiskusi. Ia datang dengan sedan merah kesayangannya.

“Ketika saya undang pada acara peluncuran buku cerpen Bulan Rebah di Meja Digger, ia datang. Ia membeli satu eksemplar. Bukan memberikan uang seharga satu eksemplar buku tetapi Rp750 untuk satu buku,” kata Isbedy.

“Dia termasuk orang yang peduli gerakan antikorupsi dan mengawal dengan baik. Dia orang baik,” imbuhnya.

Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida, mengungkapkan Claudius merupakan sosok yang selalu ingin belajar. Ia penuh semangat belajar komunikasi saat masih duduk sebagai anggota Dewan.

“Pak Cladius D Maran seorang yang penuh semangat belajar kembali di Jurusan Komunikasi Unila,” katanya.

“Almarhum adalah salah satu tokoh di Lampung yang lurus,” kata Nanang Trenggono, akademisi yang kini menjadi Juru Bicara Rektor Universitas Lampung.

  • Bagikan