Mantan Gubernur Lampung Oemarsono Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lampung, Oemarsono
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Innalillahi wa inaillaihi roji’un. Mantan Gubernur Lampung periode 1998-2003, Oemarsono (82 tahun), meninggal dunia, di Rumah Sakit Umum dr. Muwardi Surakarta, Minggu 22 Mei 2022 pukul 12.15 WIB.

“Kami mohon doa kepada masyarakat Lampung agar almarhum wafat dalam keadaan husnul khotimah,” kata adik kandung Oemarsono, Totokk Harsutoto, Minggu siang (22/5/2022).

Menurutnya, jenazah Gubernur keenam Lampung itu pada Minggu siang didisemayamkan di rumah duka di  Dukuh Cungul, Desa Gebang,  Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

“Rencananya, almarhum akan dimakamkan di permakaman keluarga di Dusun Cungul pada Senin (23/5/2022) pukul 09.00 WIB),” katanya.

Sebelum menjadi Gubernur Lampung menggantikan Yasir Hadibroto, Oemarsono adalah seorang birokrat. Sebelum dipercaya menjadi Gubernur Lampung, pria kelahiran  3 Mei 1940 itu pernah menjadi Bupati Wonogiri, Jawa Tengah, selama dua periode. Pada 1995-1995 Oemarsono dipercaya menjadi Wakil Gubernur Lampung.

Saat menjadi Gubernur Lampung, Oemarsono terkenal dengan program membangun dari desa atau membangun dengan nilai-nilai kearifan lokal Lampung yang disebut dengan Desaku Maju Sakai Sambayan (DMSS).

Sakai sambayan  yang dalam bahasa Lampung berarti gotong royong, tolong-menolong, bahu-membahu, dan saling memberi terhadap sesuatu yang diperlukan oleh orang lain. Salah satu pelaksanaan program DMSS adalah revitalisasi kampung asli Lampung (kampung tua).

Program ini sebenarnya sudah dirintis Gubernur Poedjono Pranyoto pada 1998. Kala itu (Agustus 1998 atau sebelum mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Lampung, Poedjono Pranyoto menerbitkan Instruksi Gubernur tentang Pembentukan Koperasi untuk Mendukung Program Desaku Maju Sakai Sambayan.

Gubernur Oemarsono kemudian memperjuangkan pelaksanaan program Desaku Maju Sakai Sambayan selama menjabat sebagai Gubernur Lampung (1998-2003).