Beranda News Obituari Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal K.H. Mustafa Yaqub Wafat

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal K.H. Mustafa Yaqub Wafat

107
BERBAGI

JAKARTA, Teraslampung.com — Innalillahi wa inaillaihi Roji’un. Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H. Ali Mustafa Yaqub, meninggal dunia di RS Hermin, Ciputat, Banten, Kami pagi (28/4) sekitar pukul 06.30.

Kabar duka datang dari Pondok Pesantren Ilmu Hadis Darus Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Sang pengasuh yang juga mantan Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Mustafa Yaqub mengembuskan napas terakhir pukul 06.30 WIB tadi pagi di RS Hermina, Ciputat, Banten.

Ali Nurdin, perwakilan keluarga K.H.Muatafa Yaqub, mengatakan meski memiliki riwayat penyakit diabetes, sehari sebelum meninggal almarhum masih terlihat buga. Menurut Ali, K.H.Mustafa sempat mengeluhkan kondisi tak enak badan sejak Rabu malam ( 27/4).

“Secara lahiriah beliau sudah alami tidak enak badan, masuk angin tadi malam setelah sekian banyak acara yang beliau ikuti‎,” ucap Nurdin di kompleks Pesantren Darus Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (28/4/2016).

Ali Nurdin mengatakan, keluarga sempat membawa Ali Mustafa ke RS Hermina untuk mendapatkan perawatan. Namun dokter tak memberikan diagnosis apa pun terkait kondisi kesehatan ahli hadis itu.

“Kata dokter, Pak Kiai hanya kecapekan, masuk angin,” tutur dia.

Keluarga akhirnya membawa pulang Ali Mustafa yang ada di kompleks Pesantren Darus Sunnah. Bahkan, sang Kiai sempat ikut salat subuh berjamaah di pesantren. ‎Namun sepulangnya dari Masjid pesantren, kondisi Ali Mustafa justru semakin lemah.

“‎Setelah dari kamar mandi kemudian rebahan di kamar karena mengeluh lemas,” katanya.

Setelah mengeluhkan kondisi badannya ‎yang semakin lemas, keluarga kemudian memutuskan untuk membawa Ali Mustafa kembali ke RS Hermina. Namun nyawanya tak tertolong begitu tiba di rumah sakit. “Sempat dipacu jantung, cuma sudah tak tertolong,” jelas dia.

Ali  Nurdin mengklarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut almarhum meninggal akibat terjatuh di kamar mandi. Ia menyatakan, sang kiai meninggal begitu cepat. “Mudah-mudahan beliau diberikan tempat yang layak,” pungkas Nurdin.

Ali Mustafa Yaqub lahir di Batang, Jawa Tengah, 2 Maret 1952. Sejak muda, Ali Mustafa menekuni ilmu Islam hingga ke Arab Saudi.

Pada 1976, dia menuntut ilmu di Fakultas Syariah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Saudi Arabia. Dia lulus pada 1980. Masih di kota yang sama, ia melanjutkan pendidikan di Universitas King Saud, Jurusan Tafsir dan Hadis, sampai tamat dengan memperoleh ijazah master pada 1985.

Pada 1989, Ali Mustafa mendirikan Pesantren Darus-Salam di desa kelahirannya bersama keluarga.

Menurut Ali, K.H. Mustafa Yaqub memiliki riwayat penyakit diabetes. Namun karena pola makan yang sangat ketat, penyakit sang kiai itu tidak pernah kambuh.

sumber: liputan6.com