Beranda News Nasional Mantan Mendikbud M.Nuh Jabat Ketua Dewan Pers 2019-2022

Mantan Mendikbud M.Nuh Jabat Ketua Dewan Pers 2019-2022

268
BERBAGI
Prof. Dr. M. Nuh, Ketua Dewan Pers 2019-2022 (Foto|: Chelsia/dok Dewan Pers)

TERASLAMPUNNG.COM — Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudyaaan Prof. Dr. Mohammad Nuh (M. Nuh) menjabat sebagai Ketua Dewan Pers 2019-2022 menggantikan Yoseph Adi Prasetyo.

Penetapan M.Nuh sebagai Ketua Dewan Pers dilajukan setelah Presiden Joko Widodo secara  resmi mengangkat 9 anggota Dewan Pers periode 2019-2022 dengan Kepres Nomor 33/M tahun 2019.

Ke-9 Anggota Dewan Pers periode 2019-2022 adalah: Arif Zulkifli, Hendry Ch Bangun, dan Jamalul Insan yang berasal dari unsur wartawan, Ahmad Djauhar, Agung Darmajaya, Asep Setiawan (mewakili unsur perusahaan pers), dan Agus Sudibyo, Hassanein Rais, dan Mohammad Nuh (unsur tokoh masyarakat).

Para anggota Dewan Pers baru itu kemudian menyepakati Mohammad Nuh sebagai Ketua Dewan Pers terpilih, dan Hendry Ch Bangun sebagai Wakil Ketua Dewan Pers.

Serah terima jabatan Ketua Dewan Pres dilakukan di Lantai 7 Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

Anggota Dewan Pers 2019-2022 (Foto: Chelsia/Dok Dewan Pers)

Anggota Dewan Pers periode sebelumnya yang dipimpin Yoseph Adi Prasetyo menyampaikan masukan beberapa isu penting yang harus  menjadi fokus perhatian Anggota Dewan Pers periode 2019-2022.

Isu penting itu antara lain: Pertama, Dewan Pers diminta terus enjalian koordinasi kelembagaan dengan penegak hukum, melalui MoU yang sudah ada, untuk menekan kasus kriminalisasi terhadap wartawan.

Kedua, Dewan Pers secara konsisten diharapkan dapat melakukan peningkatan profesionalisme wartawan Indonesia, melalui penguatan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta program monitoring dan evaluasi yang ketat, dalam penetapan standar yang berlaku secara nasional.

Ketiga, Dewan Pers periode 2019-2022 diharapkan terus melakukan penguatan kelembagaan perusahaan pers melalui program pendataan dan verifikasi perusahaan pers.

 

Loading...