Beranda News Pelayanan Publik Mapas! PLN akan Gelar Operasi Pelanggan 450 VA dan 900 VA

Mapas! PLN akan Gelar Operasi Pelanggan 450 VA dan 900 VA

246
BERBAGI
Humas PLN Lampung, Ketut Dharpa

Teraslampung.com–

Di tengah banyaknya keluhan pelanggam akibat buruknya pelayanan PLN, dalam waktu dekat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Lampung akan menggelar operasi pembenahan  pelanggan listrik bersubsidi (langgnan daya listrik 450 VA dan 900 VA).

Menurut Humas PLN Distribusi Lampung I Ketut Dharpa operasi pembenahan pelanggan untuk listrik yang masih disubsidi pemerintah yakni 400 VA dan 900 VA akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sehingga pada Januari 2016 subsidi listrik akan tepat sasaran untuk rumah tangga (RT) miskin dan rentan miskin.

“Jika nanti dalam operasi pembenahan ditemukan adanya Rumah Tangga (RT) ang memiliki AC dan sejumlah alat elektronik mewah maka RT tersebut tidak layak disubsidi dan  akan dicabut subsidinya ,'” katanya dalam konferensi pers di RM Kayu Bandarlampung, Kamis (29/10).

Pembenahan ini, lanjut I Ketut , merupakan kebijakan pemerintah selaku regulator sedangkan PLN hanya operator atau pelaksana.

“Subsidi harus tepat sasaran dan hanya diberikan bagi masyarakat yang benar benar miskin yang ditunjukan melalui kartu keluarga sejahtera (KKS) untuk rumah tangga miskin dan rentan miskin,” kata Ketut.

Menurut Ketut, kebijakan pemerintah ini  merupakan kebijakan fiskal terkait subsidi listrik tahun 2016 dalam nota keuangan RAPBN 2016. Dalam kebijakan itu pemerintah antara lain memberikan subsidi untuk pelanggan rumah tangga miskin dan rentan miskin dengan daya 450 VA dan 900 VA.

Faktanya, kata Ketut, masih banyak kelompok masyarakat mampu secara ekonomi tetapi daya listrik di rumahnya 900 VA.

Ketut mengatakan berdasarkan pada hasil keputusan Raker Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI tanggal 17  September 2015 bahwa subsidi listrik tahun berjalan 2016 dialokasikan sebesar Rp 37,31 triliun dengan kebijakan pemberian subsidi listrik bagi 24,7 juta rumah tangga miskin dan rentan miskin sesuai dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K .

Mas Alina Arifin

Loading...