Beranda News Pusiban Masih Ada Kabupaten-Kota di Lampung tidak Prioritaskan Pembangunan Sanitasi

Masih Ada Kabupaten-Kota di Lampung tidak Prioritaskan Pembangunan Sanitasi

75
BERBAGI
Asisten II Pemprov Lampung Taufik Hidayat ketika membuka cara learning event sanitasi sekolah tingkat Provinsi Lampung, di Hotel Marcopolo, Kamis, 22 Agustus 2019 .
Asisten II Pemprov Lampung Taufik Hidayat ketika membuka cara learning event sanitasi sekolah tingkat Provinsi Lampung, di Hotel Marcopolo, Kamis, 22 Agustus 2019 .

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung menilai masih ada kabupaten/kota yang belum memprioritaskan pembangunan sanitasi di wilayahnya. Penilaian Gubernur itu disampaikan Asisten II Pemprov Lampung Taufik Hidayat ketika membuka cara learning event sanitasi sekolah tingkat Provinsi Lampung, di Hotel Marcopolo, Kamis, 22 Agustus 2019 .

“Urusan sanitasi merupakan kewajiban bahkan menjadi prioritas dalam pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007.”

“Oleh karena itu, pembangunan sanitasi dapat menjadi satu prioritas pembangunan di daerah, Namun pada kenyataannya belum semua Kabupaten/kota menjadikan pembangunan sanitasi sebagai salah satu prioritas pembangunan,” ungkapnya.

Selain itu dia mengatakan sanitasi sekolah merupakan langkah awal dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat.

“Tapi tidak semua sekolah sudah memperhatikan kesehatan lingkungan sekolah. Padahal buruknya fasilitas sanitasi di sekolah dapat mempengaruhi kualitas pendidikan serta menurunkan produktivitas siswa.”

“Waktu belajar dan rendahnya kesadaran untuk menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat menjadi penyebaran penyakit diare, demam berdarah dan lain-lain. Tentunya ini sangat merugikan, khususnya bagi para siswa,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Mitra Bentala Mashabi menjelaskan learning event sanitasi sekolah tingkat Provinsi Lampung diikuti oleh 50 sekolah dari Kota Bandarlampung, Metro, Kabupaten Pringsewu, Lampung Selatan dan Pesawaran.

“Kegiatan ini bertujuan bagaimana menyiapkan generasi muda yang berkualitas, bagaimana sistem belajarnya baik kalo sanitasinya tidak bagus, belum lagi cuci tangan di tiap depan ruang kelas tidak ada,” jelas Mashabi.

Dandy Ibrahim

Loading...