Beranda News Bandarlampung Masih Ada Pengusaha Hotel dan Restoran di Bandarlampung Akali Tipping Box

Masih Ada Pengusaha Hotel dan Restoran di Bandarlampung Akali Tipping Box

109
BERBAGI
Kepala BPPRD Kota Bandarlampung,Yanuardi
Kepala BPPRD Kota Bandarlampung,Yanuardi

TERASLAMPUNG.COM — Pengusaha hotel, restoran, dan tempat hiburan di Kota Bandarlampung masih ada yang ‘mengakali’ tipping box di tempat usahanya. Aksi tersebut diduga untuk mencurangi nilai pajak yang seharusnya disetorkan ke Pemkot.

Menurut Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Yanuardi para pengusaha itu masih mengakali dengan beragam cara supaya alat itu tidak terpasang.

“Ini masalah klasik, seperti alat dipasang (mobile post) mereka mencetnya kuat-kuat akibatnya hang, tidak bisa diprint kertas abis, yang parah ada yang beli mesin hitung baru,” jelas Yanuardi usai acara pembukaan intensifikasi pajak daerah Rabu (7/11) di Gedung Tapis Berseri.

Akal-akalan yang dilakukan oleh Rumah Makan Mbok Wito yang berada di Jalan Gatot Subroto, kata dia, dilakukan dengan cara memanfaatkan  komputer baru untuk menghindari rekap data tipping box.

“Kami sudah melayangkan surat edaran. Jika mereka masih mengakali kami akan melakukan opname kas dan menyita kas mereka,” tegas Yanuardi.

Hingga Rabu (7/11/2018) sudah ada 108 tipping box yang dpasang di hotel, restoran, dan tempat hiburan di Bandarlampung.

“Dengan adanya tipping box insya Allah realisasi PAD kami bisa tercapai. Contoh pajak hotel. Kini sudah masuk 90 persen dari target Rp21 miliar, pajak hiburan 89 persen dari Rp.15 miliar,” ujarnya.

Yanuardi juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk memperhatikan waktu pembayaran di hotel, restoran dan tempat hiburan.

“Pengusaha itu tugasnya hanya memungut pajak dari masyarakat untuk disetor ke kami (Pemkot) kalau ada warga yang melihat lpengusaha yang nakal jangan mau bayar, masa pajak untuk pemkot diambil pengusaha terus tidak dia setor,” kata dia.

Dandy Ibrahim

Loading...