Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Masih Ada Warga Bandarlampung Buang Hajat dengan Tas Kresek

Masih Ada Warga Bandarlampung Buang Hajat dengan Tas Kresek

720
BERBAGI
Warga RT. 019 dan 046 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung gotong-royong membuat wc umum di atas siring, Kamis, 28 Maret 2019.
Warga RT. 019 dan 046 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung gotong-royong membuat wc umum di atas siring, Kamis, 28 Maret 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Di Kota Bandarlampung masih ada warga yang tidak memiliki kakus (WC) sehingga harus memanfaatkan wc umum untu buang hajat. Parahnya, saat ini masih ada warga Kota Bandarlampung yang terpaksa harus buang hajat dengan tas plastik (sangke kresek).

Yang dilakukan sebagian warga di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, misalnya. Karena WC umumnya diterjang banjir, beberapa warga terpaksa harus buang hajat dengan tas plastik.

“Maaf, sekarang ini kami buang air besar di masukan ke sangke kresek, lalu  kami buang ke siring,” ujar Hendra, bapak satu anak yang pekerjaannya sebagai buruh, warga Kelurahan Sukaraja.

Menurut Hendra, warga RT 019 dan 046 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras warganya tergantung dengan keberadaan wc umum karena tidak ada lahan untuk membuat WC.

“Lingkungan kami ini padat,  jadi kalau mau membuat WC sudah tidak ada lahan lagi. Jadi kami ketergantungan dengan WC umum,” kata Hendra. usai melakukan gotong royong pembuatan wc umum di atas siring, Kamis (28/3).

Sebelumnya WC umum di atas siring itu dibuat warga menggunakan kayu. WC umum itu ikut terbasa banjir saat air hujan deras melanda Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu.

“WC-nya ikut terbawa banjir,” kata Hendra.

Hal yang sama diakui Rina, ibu empat anak warga RT 019 Kelurahan Sukaraja.

Rina  mengeluhkan tidak adanya WC umum dan perilaku warga yang sering yang membuang sampah sembarangan ke siring sehingga membuat siring mampat.

Menurutnya, warga banyak yang membuang sampah ke siring karena karena tidak ada petugas yang memungut sampah.

“Selain WC umum kita juga butuh sokli, biar warga tidak  buang sampah ke siring.  Selain menyebabkan banjir, kalau kemarau siring jadi bau,” katanya.

Untuk mengatasi masaah buang hajat, Kamis pagi, 28 Maret 2019 warga RT 019 Kelurahan Sukaraja bergotong royong membuat WC umum.

“Pembuatan WC umun permanen bagi warga ini dibantu pembiayaannya oleh Pak Andika Wibawa,anggota DPRD Provinsi Lampung dari Partai Gerindra,” kata Hendra.

Dandy Ibrahim