Beranda Teras Berita Massa Tuntut KPUD Way Kanan Gelar Pemilihan Ulang

Massa Tuntut KPUD Way Kanan Gelar Pemilihan Ulang

178
BERBAGI

Ratu Ulangan, Syalendra Arif/Teraslampung.com

Way Kanan—Seratusan warga Kecamatan Gunung Labuhan dan Baradatu, Way Kanan, mendatangi kantor KPUD setempat, Selasa (6/5). Unjuk rasa seratusan warga itu dimulai dengan longmach sepanjang 1 km menuju Kantor KPUD Way Kanan seraya membawa keranda dan gambar ketua KPU.

Massa menuntut penyelenggara pemilu tersebut menggelar pemilihan ulang di Dapil 2 (79 TPS) Kecamatan Baradatu. Tuntutan didasari temuan formulir C1, dan dugaan pengelembungan di tiga kecamatan yaitu Kasui, Baradatu, dan Gunung Labuhan.

Dalam orasinya, pendemo menuding KPU melakukan kecurangan yang terstruktur dan massif. Karena itu, pemilihan legislatif (pileg), khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, harus diulang.

Massa juga mendesak Panwaslu setempat mundur dari jabatan, karena sebagai petugas pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu tidak mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang dilaporkan.

Kordinator aksi Aliudin, membeberkan kecurangan-kecurangan seperti dokumen pemilu yang sudah tidak ada di dalam kotak. Selain itu, penggelembungan suara di beberapa kecamatan. Khususnya di Kampung Gunung Katun, Kecamatan Baradatu, pada pleno sudah diubah, karena tidak sesuai dengan formulir C1.

Kemudian kasus tertukarnya surat suara di Dapil 4 (Kampung Banjar Sakti) dengan surat suara Dapil 15 dan sudah 15 surat suara dicoblos oleh pemilih. Sayangnya, Panwaslu tidak merekomendasikan pemilihan ulang, sesuai undang-undang dan surat edaran KPU RI.

Salah satu pengunjuk rasa, Usup Burlian, menengarai terjadi penggelembungan suara di TPS 4 Kampung Kasui Lama, Kecamatan Kasui, serta di TPS 4 Kampung Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu. (Editor: Isbedy Stiawan ZS)

Loading...