Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Masuk ke Kota Bandarlampung Diperketat Mulai Senin, Pendatang Harus Lolos Rapid Test

Masuk ke Kota Bandarlampung Diperketat Mulai Senin, Pendatang Harus Lolos Rapid Test

2724
BERBAGI
Walikota Bandarlampung, Herman HN

TERASLAMPUNG.COM — Menyusul menyandang status sebagai kota Zona Merah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandalampung akan memperketat pendatang yang masuk ke Bandarlampung mulai Senin pekan depan (26/10/2020).

Pemkot Bandarlampung akan mengerahkan petugas untuk memeriksa pendatang di dua pintu masuk ke Bandarlampung, yaitu di sekitar Tugu Radin Inten dan jalan keluar tol (exit toll) pos polisi Sukarame.

“Yang reaktif ketika dirapid test tidak boleh masuk Bandarlampung. Mulai Senin (26/10/2020) besok di Tugu Raden Intan (pintu masuk dari arah Natar) dan exit tol pos polisi Sukarame (dari tol Trans Sumatra). Yang mau masuk Bandarlampung harus dirapid tets semua,” kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, Jumat (23/10/2020).

Menurut Herman HN, setidaknya akan ada 10 petugas di dua pintu masuk itu yang akan melakukan rapid test.  Stok peralatan rapid test hingga 30 Oktober 2020 masih ada 5.000 buah.

Selain pintu masuk Kota Bandarlampung, pengetatan penjagaan juga dilakukan di pusat keramaian, tempat wisata,  swalayan, tempat hiburan, dan rumah makan.

“Ada 650 personel yang bertugtas, melakukan  patroli di tempat-tempat tersebut,” katanya.

Walikota Herman HN mengimbau warga Bandarlampung terus menaati protokol kesehatan agat penambahan kasus Covid-19 tidak meningkat.

“Bandarlampung sekarang sudah masuk zona merah. Maka, semua warga harus taat protokol kesehatan. Pada masa libur 28 sampai 30 Oktober 2020, protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” katanya.