Beranda Hukum Kriminal Mati Ditembak Polisi, Sebelum Membegal Pria Ini Tinggal di Penginapan di Bandarlampung

Mati Ditembak Polisi, Sebelum Membegal Pria Ini Tinggal di Penginapan di Bandarlampung

684
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono bersama Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono saat melihat jasad tersangka begal di RS Bhayangkara yang ditembak mati Tim Tekab 308 Polsekta Tanjungkarang Barat.

Zainal Asikin|Teraslampung.com.

BANDARLAMPUNG — Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan Keri merupakan tersangka begal dan curanmor yang kerap beraksi di Bandarlampung dan Jakarata. Namun, selama ini tersangka begal asal Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Lampung Timur ini tinggal bersama keluarganya di Tangerang.

“Tersangka Keri ini pemain curanmor di Jakarta, tapi sering beraksi juga di Bandarlampung dan tercatat sudah 10 kali lebih,”ujarnya, Rabu (1/3/2017).

BACA: Beraksi di Kemiling, Begal Asal Lamtim Tewas Ditembak

Murbani mengutarakan, setiap akan melakukan aksi pembegalan di Bandarlampung, tersangka Keri menghubungi rekannya yang saat ini masih buron yang bertugas sebagai joki dan mencari target sasaran pencurian. Selanjutnya, Keri dan temannya pergi ke Bandarlampung dan menginap di penginapan di Bandarlampung.

“Jadi sebelum beraksi membegal dan mencuri motor, tersangka Keri menginap di penginapan Ceven. Di penginapan tersebut, petugas menyitas yang berisi beberapa plat kendaraan dan kunci T,”terangnya.

Dari tangan tersangka, kata Murbani, selain menyita sepeda motor hasil curian Yamaha Mio milik korban Tedi Firmansyah dan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver. Petugas juga menyita hasil curian lainnnya, satu unit sepeda motor Honda CBR warna hitam BE 4199 JD, satu unit Honda Supra X 125 warna hitam BE 4592 GW dan satu unit Yamaha Mio J tanpa plat kendaraan.

“Tersangka Keri pernah membegal di Jalan Tamin, Kelurahan Langkapura pada (28/2/2017) lalu. Tersangka mencuri motor korban di Masjid Nurul Huda, korban ditodong tersangka dengan senjata api. Namun aksinya gagal, karena dilokasi kejadian ramai masyarakat,”pungkasnya.

Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat, menembak mati tersangka begal dan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bernama Keri Juliki (24), warga Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Lampung Timur, Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat akan ditangkap di Jalan Cik Ditiro, Sumberejo, Kemiling usai melakukan pembegalan, tersangka Keri melawan dengan menembakkan senjata api rakitan ke arah petugas.

Karena sudah ada perlawanan dari tersangka, kata Murbani, petugas membalas tembakan tersebut ke arah tersangka Keri dan tepat mengenai kaki dan dadanya. Tersangka tewas, saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Loading...