Mau Antar Sabu, Buruh Bangunan Ditangkap Polisi

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kanit I Satres Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa, memberikan keterangan terkait penangkapan tersangka Sutikno (45) , Kamis (26/11).

BANDARLAMPUNG – Sutikno (45). pria  yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bangunan,  warga Jalan Sultan Agung, Gg Citra Bunga Kelurahan Kota Sepang Jaya Kecamatan Labuhan Ratu, Bandarlampung, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, pada Jumat (20/11) sekitar pukul 19.45 WIB.

Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung Iptu Herlan Arfa mengatakan, petugas menangkap Sutikno di Jalan Pulau Morotai, Kecamatan Way Halim, Bandarlampung. Saat ditangkap, Sutikno akan mengantarkan satu paket kecil sabu yang baru dibelinya dari seorang bandar.

“Dari tangan tersangka, petugas menyita satu satu paket kecil sabu-sabu dan satu buah ponsel yang didalamnya berisikan adanya transaksi narkoba,”kata Herlan kepada wartawan, Kamis (26/11).

Herlan menuturkan, penangkapan Sutikno atas tindak lanjut laporan dari masyrakat, petugas mendapatkan informasi  bahwa ada pengedar narkoba yang akan bertransaksi sabu-sabu. Dari informasi itu langsung ditindaklanjuti, ditempat tersebut ada seseorang laki-laki diketahui
bernama Sutikno yang gerak-geriknya mencurigakan.

“Saat diperiksa, petugas mendapatkan barang bukti satu paket kecil sabu-sabu dari tangan Sutikno. Diakui Sutikno, sabu-sabu itu baru dibeli dan akan diberikan kepada temannya. Sutikno adalah seorang kurir narkoba,”tutur Herlan.

Dari keterangan tersangka, Herlan mengutarakan, bahwa satu paket kecil sabu-sabu itu, baru dibeli seharga Rp 300 ribu dari seorang bandar berinisial BD di daerah Antasari. Tersangka membeli sabu, disuruh temannya berinisial SGT dan diberikan upah sebesar Rp 50 ribu.

“Petugas kemudian memburu BD dan SGT, tapi keduanya sudah tidak ada tersangka sudah lebih dulu kabur sebelum petugas datang. Saat ini keduanya BD dan SGT ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),”terangnya.